Peluang Terbuka Lebar, Pemain Kalah Pun Bisa Dipanggil Perkuat Tim GSI SMP Kotim

GERBANGDESA.COM, Sampit – Ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2026 tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi momentum penjaringan talenta-talenta muda terbaik yang akan memperkuat tim Kotim menuju tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Panitia GSI SMP Kotim, M. Ikram Muhajir menegaskan, peluang untuk menjadi bagian dari tim perwakilan kabupaten terbuka bagi seluruh peserta.

Menurutnya, pemain yang terpilih nantinya tidak hanya berasal dari tim yang berhasil menjadi juara, melainkan berdasarkan hasil pengamatan terhadap kemampuan individu selama pertandingan berlangsung.

“Tim yang akan mewakili Kotim ke tingkat provinsi tidak harus dari pemain tim pemenang. Akan tetapi, akan diseleksi dari pemain-pemain terbaik yang ada di seluruh peserta,” ujar Ikram saat membacakan laporannya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan mencari pemain yang memiliki potensi, kemampuan teknis, serta kualitas permainan yang dinilai mampu membawa nama Kotim pada ajang tingkat provinsi.

Karena itu, Ikram meminta seluruh peserta tetap menunjukkan kemampuan terbaik meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

“Anak-anakku jangan berkecil hati kalau nanti tidak juara. Tunjukkan saja skill kalian, karena para talent akan melihat apakah kalian layak menjadi bagian dari tim kabupaten. Jadi bukan hanya yang menang, pemain yang kalah pun tetap menjadi perhatian kami,” tegasnya.

GSI Kotim tahun ini berlangsung di lapangan sepak bola Stadion 29 Nopember Sampit, Senin (22/6/2026), dengan jumlah peserta sebanyak 10 tim yang berasal dari delapan kecamatan.

Kompetisi tersebut terdiri dari delapan tim putra dan dua tim putri, sekaligus mencatat sejarah dengan pertama kalinya kategori GSI putri ikut dipertandingkan.

Ikram menambahkan, GSI menjadi salah satu cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan Kotim dalam mengirimkan perwakilan ke tingkat nasional.

Melalui ajang ini, diharapkan lahir pemain-pemain muda potensial yang mampu membawa prestasi bagi daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia menyampaikan bahwa GSI merupakan program strategis dalam pembinaan peserta didik, khususnya melalui olahraga sepak bola.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“GSI bukan sekadar ajang kompetisi untuk menjadi juara, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Melalui olahraga, anak-anak belajar disiplin, kerja keras, tanggung jawab, sportivitas, kepemimpinan, dan kerja sama dalam tim,” ungkap Yolanda. (fin/fin)

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post