PT SKD Klarifikasi Kasus Al Faruq, Tegaskan Tak Ada Penganiayaan

GERBANGDESA.COM, Sampit – PT Sapta Karya Damai (PT SKD) akhirnya angkat bicara terkait tuduhan yang menyebut satuan pengamanan (Satpam) perusahaan melakukan penganiayaan, pemukulan, hingga penculikan terhadap Muhammad Al Faruq.

Melalui Kepala Seksi Legal PT SKD, Budi Handoko, perusahaan menegaskan tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang mereka miliki dan memberikan klarifikasi atas kronologi kejadian.

Menurut Budi, peristiwa itu bermula dari dugaan pencurian buah sawit di areal Hak Guna Usaha (HGU) PT SKD pada 23 Juli 2026.

Saat itu, Muhammad Al Faruq berhasil diamankan oleh petugas keamanan perusahaan, sementara beberapa rekannya melarikan diri.

Barang bukti berupa buah sawit dan sebuah mobil pikap hitam bernomor polisi KH 8195 LE sempat diamankan, namun kemudian diambil secara paksa oleh seseorang berinisial El sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Lokasi dugaan pencurian dipastikan berada di dalam HGU PT SKD, tepatnya di Divisi 5 Blok 229,” ujar Budi kepada wartawan media siber gerbang desa, Rabu (5/8/2026).

Budi juga membantah tuduhan bahwa Muhammad Al Faruq mengalami penganiayaan maupun penculikan.

Menurutnya, setelah diamankan, yang bersangkutan langsung dibawa ke Polda Kalimantan Tengah di Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami memiliki video pengakuan Muhammad Al Faruq serta surat pernyataan dari istrinya yang menyebut suaminya tidak pernah dianiaya. Bahkan istrinya juga bertemu langsung dengan suaminya saat itu,” tegas Budi.

Terkait klaim bahwa lokasi kejadian berada di luar kawasan HGU perusahaan, PT SKD menyatakan hal tersebut tidak benar.

Budi menyebut batas lahan telah beberapa kali diverifikasi melalui pengecekan lapangan yang melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Dewan Adat Dayak Kotim.

“Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan lokasi tersebut berada di dalam HGU PT SKD,” pungkasnya. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post