Kamis, Juli 25, 2024

Selama Bulan Suci Ramadan Siswa di Kotim Tidak Diliburkan, Benarkah?

Date:

Share post:

SAMPIT, gerbangdesa.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), telah mengadakan rapat bersama. Mereka membahas kalender pendidikan mengenai libur khusus puasa Ramadan 1444 H. Rapat dipusatkan di aula disdik setempat.

Rapat dihadiri Kabid Pembinaan SMP, Kabid Pembinaan SD, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Kabid Ketenagaan, Kepala Seksi (Kasi) masing-masing bidang, pengawas SD, SMP kabupaten, Koordinator Wilayah (Korwil) Disdik kecamatan, dan Kemenag Kotim.

“Rapat ini menyepakati bersama apa yang menjadi poin-poin penting dalam mengambil kebijakan libur sekolah selama bulan suci Ramadan,” ucap Kepala Disdik Kotim melalui Kabid Pembinaan SMP Wahyudi dihadapan yang hadir, Selasa 14 Maret 2023.

BACA JUGA:  Disdik Kotim Keluarkan Surat Edaran Libur Sekolah Khusus Ramadan

Pada saat rapat, peserta ada yang mengusulkan agar pada saat Ramadan seluruh siswa tidak diliburkan. Selain itu, ada yang menghendaki supaya diliburkan satu bulan penuh. Dengan catatan, tetap diberikan tugas tambahan yang hanya dikerjakan di rumah supaya siswa tetap fokus belajar.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Pembinaan SD Muhammad Akbar menuturkan bahwa libur sekolah selama Ramadan hanya di awal puasa yakni, selama tiga hari.

“Awal puasa libur tiga hari, selanjutnya masuk sekolah seperti biasanya selama kurang lebih 15 hari ke depan, setelah itu libur lebaran dan cuti bersama,” kata Akbar yang waktu itu menjadi moderator rapat.

BACA JUGA:  Bupati Kotim Ingatkan PBS Bantu Armada Angkutan Peserta Lomba

Akan tetapi, tambahnya, meskipun 15 hari tetap masuk sekolah akan ada pengurangan jumlah jam belajar maupun jam masuk sekolah.

“Kesepakatan bersama, jam belajar dikurangi 10 menit untuk semua mata pelajaran, sedangkan jam masuk sekolah biasanya pukul 07.30 WIB dimajukan menjadi pukul 07.00 WIB,” ujar Akbar.

Rapat membahas libur khusus puasa selama Ramadan itu berjalan cukup lama. Bahkan kesimpulan akhir belum bisa ditetapkan karena dinas pendidikan akan berkoordinasi dengan BKPSDM Kotim.

“Hasil rapat hari ini adalah sementara dan belum final, setelah sinkron dengan BKPSDM, Disdik Kotim akan mengeluarkan surat edaran sebagai acuan untuk satuan pendidikan,” pungkasnya. (fin/fin)

Artikel Lainnya

Penasaran Film KUYANG: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, Wabup Kotim Ajak Nobar

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Keinginan untuk mengetahui alur cerita novel horor KUYANG; Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, hasil karya...

Camat Cempaga Rapat Bersama BPD dan Kades, Bahas Apa Ya

SAMPIT, gerbangdesa.com – Usai menghadiri rapat koordinasi di rumah jabatan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) mengenai Pemilihan Kepala Desa...

Ketum Perindo Target 11 Kursi DPRD DKI Jakarta, Begini Reaksi Effendi

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Effendi Syahputra menyatakan, target 11 kursi parlamen...

Beda Laporan Stunting, Puskesmas Cempaka Aktifkan Pokjanal Tiap Desa

Gerbang Desa - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor wajahnya sempat memerah. Penyebabnya, laporan data mengenai stunting dari Kecamatan...
error: Content is protected !!