Dorong Petani Manfaatkan Lahan Tidur

Lahan pertanian padi yang masih aktif digarap para petani.

Gerbang Desa – Guna menambah perekonomian, para petani didorong memanfaatkan lahan tidur yang tersedia di wilayahnya masing-masing. Namun, untuk memenuhi keinginan tersebut perlu adanya penyuluhan terlebih dahulu melalui dinas pertanian maupun instansi terkait.

“Lahan tidur adalah lahan pertanian yang sudah tidak digunakan selama lebih dari 2 tahun,” ujar Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Madya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotim, Kalteng, Ir. H. Eddy Mashami, MM, saat memberikan penyuluhan pemanfaatan lahan tidur di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, kemarin.

Biasanya, kata eddy, lahan tidur sudah tidak lagi digarap umumnya terjadi disebabkan suatu lahan dianggap sudah tidak lagi mampu mendukung pertumbuhan tanam secara optimal, sehingga kebanyakan ditinggalkan atau ladang berpindah.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, melalui Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Madya saat memberikan penyuluhan pemanfaatan lahan tidur di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng.

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor penting yang mampu mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan tidur itu misalnya, melalui pemberdayaan petani, pemberdayaan kelembagaan dan pemberdayaan usaha tani.

“Alangkah baiknya, petani melakukan pembudidayaan tanaman yang pertumbuhannya lambat seperti pohon yang menghasilkan kayu. Selain itu, melakukan tumpang sari misalnya tanam tebu, jagung, maupun cabai,” saran mantan Camat Pulau Hanaut ini.

Untuk memaksimalkan peran petani memfaatkan lahan tidur, kata Eddy, adakan pertemuan rutin yang difasilitasi pendamping pertanian untuk memperoleh dan bertukar informasi terkait strategis pengelolaan pertanian.

Peningkatan pengetahuan sikap dan keterampilan melalui studi tiru ke kelompok pertanian di desa lain yang sudah maju.

Kemudian, menjalin kemitraan dengan berbagai institusi teknis dan dinas terkait, balai penelitian maupun pihak perusahaan.

“Petani juga hendaknya sering-sering diundang untuk aktif menghadiri berbagai pelatihan, kursus, seminar, lokakarya, sosialisasi dan pertemuan lainnya,” saran Eddy. (gd-min)

Tags

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Tinggalkan Balasan

Related Post