Sempat Terhenti Akibat Karung Impor Langka, Distribusi Banpang Presiden di Kotim Segera Dilanjutkan

GERBANGDESA. COM, Sampit – Penyaluran bantuan pangan (Banpang) Presiden RI di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipastikan akan kembali dilaksanakan dalam waktu dekat setelah sebelumnya sempat terhenti. Kendala utama yang dihadapi yakni terbatasnya stok karung beras untuk pengemasan bantuan.

Kepala Perum Bulog Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan distribusi bantuan sebenarnya telah dimulai di wilayah Kecamatan Baamang. Namun proses penyaluran tidak dapat dilanjutkan karena persediaan karung bantuan habis.

Menurut Azwar, keterbatasan karung terjadi akibat terganggunya pasokan bahan baku yang masih bergantung pada impor, khususnya dari kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik di wilayah tersebut disebut turut memengaruhi distribusi bahan baku plastik untuk pembuatan karung.

“Pasokan karung memang sempat tersendat karena bahan bakunya impor. Dampaknya terasa sampai ke daerah,” ujarnya.

Meski demikian, Bulog Kotim telah menerima informasi bahwa pasokan karung baru diperkirakan tiba dalam waktu dekat. Jika tidak ada hambatan, distribusi bantuan pangan akan kembali berjalan mulai pekan depan.

Dalam program Banpang Presiden ini, sebanyak 37.754 kepala keluarga di Kotim tercatat sebagai penerima manfaat. Setiap keluarga akan menerima bantuan berupa beras medium dan minyak goreng merek Minyakita.

Untuk penyaluran berikutnya, bantuan akan diberikan sekaligus untuk dua bulan. Artinya, setiap keluarga akan memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Azwar menegaskan bahwa program tersebut merupakan penugasan nasional dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Bulog pun memastikan distribusi bantuan menjadi salah satu prioritas utama agar masyarakat segera menerima haknya. (*/f)

Sumber Ladar Sampit

Tags

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post