Nyawa Taruhan, Jalan Penghubung Desa Merah–Tualan Hulu Terendam 1,5 Meter

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Warga Desa Merah, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali harus berjibaku dengan banjir yang merendam jalan utama penghubung ke ibu kota kecamatan.

Setiap kali hujan deras, ruas jalan kabupaten sepanjang 500 meter itu berubah menjadi sungai dengan kedalaman air mencapai 1,5 meter.

Kepala Desa Merah Harnes mengatakan, kondisi ini bukan sekadar mengganggu, tetapi sudah melumpuhkan pelayanan publik.

“Puskesmas tidak ada di Desa Merah, tapi saat banjir, aksesnya lumpuh. Warga yang sakit harus menunggu air surut. Ini nyawa yang dipertaruhkan,” ujarnya kepada wartawan media Siber gerbang desa saat berada di Sampit, baru-baru ini.

Menurut Harnes, jalan tersebut adalah nadi transportasi masyarakat menuju layanan kesehatan, pendidikan, dan pusat ekonomi.

Ia mengungkapkan, pernah ada warga meninggal dunia karena terlambat mendapat penanganan medis akibat terhambat banjir.

“Ini kejadian nyata, bukan cerita karangan,” ujarnya dengan nada geram.

Ironisnya, di wilayah Desa Merah beroperasi sejumlah investor besar terutama perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Harnes berharap pihak swasta yang menikmati hasil bumi desa ikut ambil bagian memperbaiki infrastruktur jalan.

“Bukan hanya mengambil keuntungan, tapi juga harus peduli terhadap warga,” katanya.

Sementara itu, pembangunan jembatan penghubung Desa Merah–Desa Luwuk Sampun yang sedang dalam tahap perbaikan diharapkan dapat segera rampung.

Jika selesai, jalur alternatif ini bisa mempercepat mobilitas dan mengurangi dampak banjir terhadap dua desa tersebut.

“Pemerintah kabupaten harus melihat langsung kondisi ini. Jalan ini bukan hanya tanah, tapi sudah jadi urat nadi kehidupan ribuan warga. Jangan tunggu ada korban lagi,” pungkasnya. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post