Wawasan Kebangsaan Jadi Bekal Generasi Muda: PAN Kalteng Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa

SAMPIT – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Amanat Nasional (PAN) ke-27, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalimantan Tengah menggelar kegiatan “Wawasan Kebangsaan: Membangun Karakter dan Identitas Bangsa” di Auditorium Hotel Vivo Sampit, Sabtu (6/9/2025).

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua DPW PAN Kalteng, H Achmad Diran bersama Ketua DPW PAN Kotim Rudini Darwan Ali, dan dihadiri sekitar 70 peserta. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Organisasi Kepemudaan (OKP), KNPI, pelajar, mahasiswa dari UNDA, UMSA, STIH, STIE, hingga tokoh masyarakat.

Wawasan Kebangsaan sebagai Fondasi Bangsa

Dalam pemaparan, wawasan kebangsaan dijelaskan sebagai pandangan menyeluruh tentang bangsa dan negara yang berlandaskan nilai, norma, serta cita-cita bersama. Bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, wawasan kebangsaan sangat penting untuk membangun karakter tangguh sekaligus memperkuat identitas bangsa.

“Generasi muda bukan hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat agar mampu menjaga persatuan dan membawa bangsa ini maju,” ujar salah satu pembicara, Eddy Mashamy.

Pilar dan Manfaat Wawasan Kebangsaan

Empat pilar yang menjadi pondasi kebangsaan kembali ditekankan: Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Kedaulatan Rakyat, dan Keadilan Sosial. Keempatnya dianggap sebagai benteng yang menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah arus global.

Adapun manfaat langsung dari wawasan kebangsaan, antara lain: meningkatkan rasa nasionalisme, membangun karakter bangsa yang tangguh, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Tantangan dan Strategi

Di sisi lain, sejumlah tantangan juga diakui masih menghambat penguatan wawasan kebangsaan. Globalisasi yang membawa arus budaya asing, keragaman yang rawan disalahpahami, serta korupsi yang merusak sendi pembangunan, menjadi tantangan nyata yang perlu dihadapi.

Sebagai strategi, pendidikan bermutu, keterlibatan aktif masyarakat, serta pemberantasan korupsi yang konsisten disebut sebagai jalan keluar untuk menumbuhkan kembali kepercayaan publik sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Sentuhan Sosial

Menutup kegiatan, PAN Kalteng membagikan 200 paket bantuan pangan kepada kader dan masyarakat yang kurang mampu.

Tindakan ini dimaknai sebagai wujud kepedulian nyata bahwa wawasan kebangsaan tidak hanya berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan melalui aksi sosial.

Harapan ke Depan

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan generasi muda mampu menjadi agen perubahan positif. Mereka diharapkan tidak hanya memahami wawasan kebangsaan sebagai teori, tetapi juga menghidupkannya dalam tindakan nyata untuk membangun karakter dan identitas bangsa yang kuat.

“Bangsa ini butuh generasi muda yang teguh pada nilai kebangsaan, berani menghadapi tantangan, dan siap menjadi motor penggerak perubahan,” tutup penyelenggara. (fin/fin)

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post