GERBANGDESA.COM, Sampit – Kondisi jalan menuju Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali menjadi sorotan setelah sebuah video berdurasi 12 detik beredar luas di media sosial.
Rekaman tersebut memperlihatkan kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati melintasi ruas jalan yang dipenuhi lumpur dan licin akibat hujan.
Warga setempat menyebut persoalan itu bukan hal baru. Ahaw, salah seorang warga, mengungkapkan masih terdapat sekitar 5,5 kilometer ruas jalan yang belum beraspal.
Saat musim kemarau jalan dipenuhi debu, sementara ketika hujan turun berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan mobilitas masyarakat.
“Jalan ini masih berupa tanah dan lapisan latritnya sudah lama habis. Kondisinya semakin parah ketika musim hujan tiba,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Ahaw, kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga dan pelayanan kesehatan.
Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan, terutama ketika ada warga yang harus segera mendapatkan penanganan medis.
“Akses memang belum terputus, tetapi sangat menghambat kegiatan masyarakat. Jika ada pasien darurat yang harus dirujuk saat hujan, perjalanan menjadi sangat sulit dan berisiko,” katanya.
Sebagai jalur utama menuju pusat kecamatan serta akses pengangkutan hasil perkebunan, jalan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan pada ruas yang belum beraspal agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan dapat berjalan lebih lancar, terutama saat musim penghujan. (hmn/fin)














