Misteri Tengkorak di Bawah Jembatan Bumi Raya Mulai Terkuak, Diduga Kerangka Orangutan

GERBANGDESA.COM, Sampit – Kehebohan warga akibat penemuan tengkorak dan tulang belulang di bawah kolong Jembatan Jalan Bumi Raya I, Kelurahan Baamang Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, perlahan mulai menemukan titik terang.

Setelah pemeriksaan awal dilakukan, temuan yang sempat diduga sebagai kerangka manusia itu kini mengarah pada dugaan kuat sebagai kerangka orangutan.

Sebelumnya, foto dan video penemuan tengkorak tersebut sempat beredar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi.

Bentuk tengkorak yang sekilas menyerupai kepala manusia membuat aparat kepolisian turun tangan untuk mengamankan lokasi sebelum membawa tulang belulang itu ke RSUD dr Murjani Sampit guna pemeriksaan awal.

Kepala Kamar Jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Kastro, menyebut hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan ciri-ciri kerangka manusia.

“Dari pemeriksaan awal yang kami lakukan, tulang tersebut tidak mengarah sebagai tulang manusia. Kami sudah berkoordinasi dengan BKSDA untuk pemeriksaan lebih lanjut karena itu menjadi kewenangan mereka,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Menindaklanjuti temuan tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit bersama kepolisian melakukan koordinasi untuk memastikan identitas kerangka secara ilmiah.

Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, menjelaskan bahwa tengkorak dan bagian tulang lainnya telah diamankan dan akan dibawa ke Pangkalan Bun untuk diperiksa tim dokter hewan.

“Yang ingin dipastikan adalah jenis satwanya. Untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat, identifikasi harus dilakukan oleh tim dokter yang berwenang,” katanya.

Meski secara pengamatan awal kerangka tersebut memiliki karakteristik yang mirip orangutan dewasa, BKSDA menegaskan belum ada kesimpulan resmi.

“Secara kasat mata memang mengarah ke orangutan, terlihat dari bentuk tengkorak dan struktur bagian pipinya. Namun itu masih dugaan awal, sehingga kami meminta masyarakat menunggu hasil identifikasi resmi agar tidak menimbulkan spekulasi yang keliru,” tegas Muriansyah.

Pemeriksaan lanjutan juga diharapkan dapat mengungkap jenis kelamin satwa hingga kemungkinan penyebab kematiannya. (hmn/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post