![]() |
| Wisata kuliner di desa memberikan kesan berbeda. |
Gerbang Desa – Indonesia tidak hanya memiliki kekayaan alam bahkan dari segi kuliner. Muncul ide bagaimana memperkenalkan kembali secara luas kuliner tersebut, terutama buatan tangan (handmade) kuliner tempoe doeloe. Pintu gerbangnya melalui pasar tradisional.
Salah satu target pemasaran melalui pasar tradisional yang ada di desa. Sebab, di desa sudah ada pasar tradisional yang pada umumnya menjual beragam kebutuhan dan peralatan rumah tangga, sayur mayur, buah-buahan, ikan, maupun obat-obatan. Sedangkan kuliner kebanyakan, bakso dan jajanan gorengan.
Nah, melalui wisata kuliner inilah bagaimana bisa disisipkan di pasar tradisional tersebut dengan menjajakan berbagai kuliner khusus tempoe doeloe. Tentunya hal ini dianggap akan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat maupun warga yang ada di luar desa.
Untuk warga desa setempat, mereka akan berlomba-lomba memproduksi kuliner unggulan tempoe doeloe sesuai dengan pengalaman masing-masing. Kemudian produk itu dijual di pasar tradisional di desa. Melalui cara seperti inilah akan meningkatkan perekonomian warga.
Pasar tradisional khusus kuliner hendaknya tidak hanya menawarkan wisata kuliner tempoe doeloe. Namun perlu diperhatikan juga mengenai lahan parkir, area bermain, swafoto, menyediakan lapak sederhana dan alamiah hingga keamanan pasar, supaya pengunjung atau pembeli merasa aman dan nyaman. (gd-min)
















