GERBANGDESA.COM, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang mulai menyosialisasikan rencana pembangunan drainase permanen di sepanjang Jalan D.I. Panjaitan.
Kegiatan yang digelar di Aula Kelurahan Ketapang, Selasa (9/6), itu mempertemukan pedagang, warga setempat, serta sejumlah instansi terkait untuk membahas pelaksanaan proyek dan potensi dampaknya bagi masyarakat.
Sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Cipta Karya, para pedagang kaki lima, serta warga yang bermukim di sepanjang jalur pembangunan.
Pemerintah ingin memastikan seluruh pihak memahami tahapan pekerjaan sekaligus menyampaikan aspirasi sebelum proyek dimulai.
Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengatakan pembangunan drainase yang diperkirakan berlangsung selama beberapa bulan berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi maupun kenyamanan warga di sekitar lokasi.
“Kami sengaja mengundang para pedagang dan warga yang berada di kawasan terdampak agar mereka mengetahui rencana pembangunan ini sejak awal serta dapat menyampaikan masukan yang diperlukan,” ujarnya.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang dialog untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai kemungkinan yang muncul selama proses pengerjaan.
“Pemerintah ingin pembangunan berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan di lapangan. Karena itu, masukan dari pedagang dan warga sangat penting agar tercapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak,” katanya.
Irpansyah menambahkan, selain pedagang, sebagian warga yang tinggal di tepi jalan juga berpotensi terdampak penataan kawasan.
Namun, pembangunan drainase permanen dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi risiko genangan maupun banjir yang belakangan kerap terjadi di sejumlah titik dalam Kota Sampit.
“Harapan kami, setelah drainase ini terbangun, sistem pembuangan air menjadi lebih baik sehingga potensi banjir dapat diminimalkan,” pungkasnya. (nfr/fin)















