GERBANGDESA.COM, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara mengajak masyarakat ikut meninggalkan “jejak hijau” melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, selama libur panjang 15–17 Mei 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsep kota hutan yang tengah dikembangkan di kawasan IKN.
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, mengatakan kegiatan penanaman pohon sengaja dibuka untuk umum agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam upaya penghijauan dan pemulihan ekosistem hutan tropis Kalimantan.
Sebanyak 150 bibit tanaman disiapkan dalam kegiatan tersebut, dengan mayoritas merupakan spesies endemik Kalimantan. Jenis tanaman yang ditanam antara lain balangeran, kapur, tengkawang, meranti, dan nyatoh yang dikenal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan hujan tropis.
Kegiatan penghijauan itu dapat diikuti oleh individu, keluarga, maupun rombongan yang berkunjung ke kawasan IKN selama masa libur panjang. Otorita IKN juga telah menyediakan area khusus penanaman untuk memudahkan pengunjung berpartisipasi secara langsung di kawasan MHHT.
Menurut Myrna, pelibatan masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon diharapkan dapat menumbuhkan budaya cinta lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keberlanjutan alam di kawasan ibu kota baru Indonesia.
Melalui program tersebut, Otorita IKN ingin memastikan pembangunan kota masa depan tidak hanya berfokus pada infrastruktur modern, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keberadaan hutan tropis Kalimantan sebagai identitas utama IKN.(*/d)














