GERBANGDESA.COM SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor selama ini menilai bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah kepemimpinannya dinilai masih alergi terhadap keberadaan wartawan.
Hal itu diungkapkannya pada saat membuka kegiatan Pelatihan dan Lomba Jurnalistik bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Wartawan Muda PWI Kotim dalam rangka HUT Ke-33 PWI Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu pagi (13/8/2025).
“Pejabat terutama yang berstatus ASN, masih ada yang alergi terhadap media terutama ketika ada wartawan datang ke kantor dinas atau instansinya untuk konfirmasi,” ucap Halikinnor.
Menurutnya, semestinya para pejabat harus open terhadap keberadaan para insan pers karena tujuannya untuk menjalankan tugas profesinya dan bukan sebaliknya alergi.
“Banyak hal positif yang bisa digali oleh para pemburu berita ini, jadi, pejabat harus open terhadap keberadaan insan pers dan hendaknya menjadi narasumber yang baik,” ujar bupati dua periode ini.
Mengapa ketika ada berita yang kurang pantas dibaca di media?, lanjut Halikin, itu lantaran pejabatnya kurang melakukan komunikasi baik terhadap para insan pers, sehingga yang muncul bukan lagi berita positif namun justru yang negatif.
“Wartawan itu bisa “membunuh” terutama karakter pejabat,” tegas mantan Sekda Kotim tahun 2019 ini.
Untuk itu, Bupati Halikinnor mengajak seluruh ASN dilingkungan Pemkab Kotim terutama para pejabat untuk membuka diri terhadap keberadaan para instan pers, supaya informasi keluar itu tidak hanya nada negatif saja.
“Sebenarnya banyak program-program yang positif dan perlu dipublikasi supaya masyarakat mengetahui apa saja perkembangan dan pembangunan yang telah dan akan dicapai oleh pemerintah daerah,” pungkasnya. (fin/fin)















