GERBANGDESA.COM, Sampit – Dalam kurun waktu kurang dari enam jam, dua kebakaran lahan terjadi di wilayah Kota Sampit, Minggu (12/7/2026), dan nyaris mengancam permukiman warga.
Berkat respons cepat petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama relawan, kobaran api di dua lokasi berbeda berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan kerusakan lebih besar.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 13.25 WIB di Jalan Desmon Ali, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang. Api membakar semak belukar di belakang rumah warga dengan luas sekitar 6 x 8 meter persegi.
Humas Damkar Kotim, Hery Wahyudi, mengatakan kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 10 menit.
“Lokasi kebakaran berada di belakang rumah warga. Api membakar semak belukar dan hampir mengenai bangunan sehingga segera dilakukan pemadaman,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga merembet ke lahan sekitar.
Selang beberapa jam, sekitar pukul 18.25 WIB, laporan kebakaran kembali diterima dari Jalan MT Haryono Barat, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Di lokasi tersebut, api membakar lahan kosong seluas sekitar 1.000 meter persegi dengan dua titik api, masing-masing berada di dekat permukiman warga dan tiang jaringan listrik.
“Titik api pertama berada sekitar tiga meter dari rumah warga, sedangkan titik lainnya berada dekat tiang listrik. Petugas melakukan penanganan hingga api benar-benar padam,” jelas Hery. Proses pemadaman berlangsung sekitar 38 menit.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan, penyebab kedua peristiwa diduga berbeda.
Jika kebakaran di Baamang disinyalir dipicu kelalaian saat membakar sampah, kejadian di Jalan MT Haryono Barat mengarah pada dugaan unsur kesengajaan atau berdasarkan temuan awal petugas di lapangan.
Hery mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka dalam bentuk apa pun. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” tegasnya.
Dalam penanganan dua peristiwa tersebut, Damkar Kotim turut dibantu Relawan Kebakaran Swadaya Baamang serta Babinsa Koramil Ketapang hingga kedua lokasi dipastikan aman. (hmn/fin)















