Drainase Tersumbat di Lampu Merah Wella Dibongkar Paksa, Banjir Jalan Tjilik Riwut Teratasi

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Drainase di simpang lampu merah Wella, Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, akhirnya dibongkar paksa menggunakan alat berat setelah lama dikeluhkan karena kerap menimbulkan banjir setiap kali hujan turun.

Air tidak bisa mengalir lantaran saluran drainase diduga tertimbun tanah uruk. Kondisi ini diperparah dengan keberadaan tempat pencucian motor dan mobil di sekitar lokasi, yang membuat aliran air semakin tersendat. Akibatnya, genangan air kerap menutup badan jalan.

Setiap kali hujan, meski hanya sebentar, genangan muncul dan menutup sebagian badan jalan terutama di depan pencucian motor dan mobil.

Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, para pengendara yang berhenti di lampu merah juga terkadang mencium aroma tak sedap dari genangan tersebut.

Camat Baamang Sufiansyah menegaskan bahwa pembongkaran drainase dilakukan atas instruksi langsung Bupati Kotim.

Menurutnya, sang bupati menaruh perhatian serius setelah melihat genangan air saat melintas di simpang tersebut, padahal saat itu kondisi hujan tidak begitu deras.

“Hari ini drainase yang tertutup itu kita bongkar. Setelah dibongkar, air sudah kembali mengalir normal dan tidak lagi tergenang di jalan,” ujar Sufiansyah, Jumat 29 Agustus 2025.

Pembongkaran drainase tersebut turut disaksikan Pelaksanaan tugas (Plt) Lurah Baamang Barat Arya Wardhana serta anggota DPRD Kotim Dapil II Baamang-Seranau, Rambat dan sejumlah warga sekitar.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa persoalan banjir di simpang lampu merah Wella mendapat perhatian serius lintas pihak.

Dengan normalnya fungsi drainase, penyebab utama banjir di simpang Tjilik Riwut kini sudah teratasi.

Pemerintah setempat berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat juga diminta menjaga kebersihan saluran air. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post