TENGGARONG – Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, sukses membuktikan bahwa potensi lokal bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dipimpin Kepala Desa Sukirno, desa ini berhasil mengembangkan produk unggulan keripik tempe yang kini tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar nasional hingga internasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, menyebut keberhasilan Desa Loh Sumber sebagai bukti nyata bahwa kemandirian ekonomi desa tidak hanya bergantung pada dana desa.
“Tempe punya potensi luar biasa. Di luar negeri, termasuk Amerika Serikat, tempe sudah menjadi konsumsi masyarakat sebagai sumber protein nabati. Hal ini sejalan dengan visi Desa Loh Sumber yang menargetkan peluang ekspor,” kata Arianto.
Menurut Arianto, peran kepala desa bukan hanya menjalankan administrasi, tetapi juga dituntut memiliki kreativitas dan inovasi. Ia berharap desa lain di Kukar dapat meniru langkah Loh Sumber untuk menciptakan kemandirian ekonomi.
“Kami terus mendorong desa-desa lain agar lebih inovatif. Dengan sinergi masyarakat, UMKM, dan dukungan pemerintah, desa-desa di Kukar bisa mandiri sekaligus membuka peluang pasar global,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukirno menjelaskan, proses produksi keripik tempe dilakukan secara gotong royong. Para pengrajin lokal mengolah kedelai dari tahap awal, kemudian PKK melanjutkan hingga tahap penggorengan dan pengemasan.
“Kalau kebutuhan produksi 20 kilogram, kami bagi ke empat pengrajin. PKK yang melanjutkan pengolahan sampai siap dikemas. Ke depan, kami juga akan melibatkan anak sekolah dalam pengemasan supaya mereka dapat pengalaman sekaligus pemasukan tambahan,” jelas Sukirno.
Keripik tempe Desa Loh Sumber telah meraih berbagai prestasi, di antaranya Juara II lomba inovasi di Big Mall Samarinda tahun 2023 dan pemenang ajang Posyantek tingkat kabupaten.
“Alhamdulillah, produk unggulan ini sudah mendapat pengakuan. Walau tahun ini tidak ikut lomba, komitmen kami tetap sama: mengembangkan UMKM agar semakin maju,” tegas Sukirno. (*)















