JATIM, gerbangdesa.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur telah mengantisipasi akan terjadinya kekeringan ekstrem di ratusan desa. Salah satu langkah yang telah dipersiapkan yakni, menyuplai air bersih kepada masyarakat .
“Prakiraan kemarau di Juli mendatang. Kami siap menyuplai air bersih jika hal itu benar-benar terjadi,” ucap Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto yang dilansir melalui medcom.id, Sabtu 13 Mei 2023.
Dia juga memperkirakan ada 913 desa di Juli 2023 terancam mengalami kekeringan ekstrem, sehingga langkah antisipasi membantu masyarakat yang memerlukan air bersih sudah dianggap tepat.
“BMKG telah memprakirakan bahwa kemarau terjadi di Juli. Kami harapkan agar BPBD yang ada di kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur untuk bersiap bantu menyuplai air bersih,” saran Gatot.
Dijelaskannya, berdasarkan data dari 913 desa dibagi 3 kategori yakni, kering kritis 513 desa, kering langka 11 desa dan kering langka 303 desa. Semua itu tersebar di 26 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Untuk itu, tambah Gatot, pihaknya menginstruksikan kepada BPBD kabupaten/kota untuk segera melakukan pendataan dan analisa di wilayahnya masing-masing agar droping air bersih benar-benar tepat sasaran. (*/fin)















