GERBANGDESA.COM, Sampit – Kecamatan Baamang tercatat sebagai wilayah dengan pengungkapan kasus narkotika terbanyak selama pelaksanaan Operasi Antik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Satuan Reserse Narkoba Polres Kotim untuk memperketat pengawasan sekaligus memetakan pergerakan jaringan peredaran narkotika.
Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Suherman mengatakan, dominasi pengungkapan perkara di Baamang menunjukkan masih adanya potensi aktivitas peredaran narkoba yang perlu ditangani secara berkelanjutan.
“Benar, pengungkapan kasus terbanyak selama Operasi Antik sejauh ini berada di wilayah Baamang,” ujar Suherman, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, penindakan tidak akan berhenti pada pelaku yang tertangkap di lapangan.
Setiap perkara akan dikembangkan untuk mengungkap asal barang, jalur distribusi, hingga pihak yang diduga berada di balik jaringan tersebut.
“Yang kami kejar bukan hanya orang yang menggunakan, tetapi bagaimana mata rantai peredarannya bisa diputus. Pengedar akan terus kami tindak,” tegasnya.
Polisi juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya.
Suherman menegaskan, tingginya pengungkapan di Baamang menjadi dasar bagi kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersempit ruang gerak jaringan narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Dukungan dan informasi dari masyarakat sangat penting untuk memutus jaringan ini,” pungkasnya. (sgt/fin)















