GERBANGDESA.COM, Sampit – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, keresahan menyelimuti para kepala desa di Kabupaten Kotawaringin Timur. Hingga pertengahan Maret 2026, Alokasi Dana Desa (ADD) yang menjadi penopang operasional pemerintahan desa serta pembayaran penghasilan tetap (Siltap) aparatur desa belum juga cair.
Kondisi ini membuat banyak kepala desa mempertanyakan kepastian pencairan, terlebih seluruh kewajiban administrasi disebut telah mereka penuhi sejak lama.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kotawaringin Timur, Saleh, menegaskan bahwa dari sisi lembaganya proses administrasi sudah rampung.
Ia memastikan seluruh dokumen yang berkaitan dengan pencairan ADD telah ditandatangani dan diserahkan kepada pihak perbankan untuk diproses lebih lanjut.
“Masalah yang berkaitan dengan ADD semuanya sudah saya tandatangani dan sudah diserahkan ke Bank Kalteng,” ujar Saleh saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (11/3/2026).
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kotim juga memastikan pihaknya telah mengajukan usulan penyaluran ADD, khususnya untuk pembayaran Siltap aparatur desa.
Kepala Dinas PMD Kotim, Ninuk Muji Rahayu, menyebut proses tersebut kini berada pada tahap penyaluran setelah koordinasi dengan BKAD dilakukan.
Menurut Ninuk, pihaknya berharap proses yang tengah berjalan dapat segera rampung sehingga dana tersebut bisa masuk ke rekening desa sebelum Lebaran.
Hal itu penting agar aktivitas pemerintahan desa dan hak aparatur desa tidak terganggu menjelang hari besar keagamaan.
“Usulan penyaluran ADD untuk Siltap sudah kami sampaikan ke BKAD Kotim dan saat ini sedang diproses. Semoga saja sebelum Lebaran dana tersebut sudah cair dan masuk ke rekening desa masing-masing,” jelas Ninuk yang juga pernah menjabat Camat Kota Besi ini.
Meski pemerintah daerah menyebut proses telah berjalan, para kepala desa tetap berharap ada kepastian waktu pencairan. Bagi mereka, ADD bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran, melainkan sumber utama untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan dan hak aparatur desa terpenuhi, terutama di tengah kebutuhan yang meningkat menjelang Idulfitri. (fin/fin)














