GERBANGDESA.COM, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotim yang berlokasi di kawasan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang. Proyek pendidikan yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat tersebut ditargetkan mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2026, khususnya untuk kegiatan belajar mengajar dan hunian asrama siswa.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kotim, Hawianan, mengungkapkan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 53 persen. Berdasarkan laporan pelaksana proyek, ruang kelas dan asrama menjadi prioritas utama yang ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026 agar proses pendidikan dapat segera berjalan. Sementara seluruh fasilitas pendukung ditargetkan rampung secara bertahap hingga September mendatang.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotim dibangun di atas lahan hibah milik Pemerintah Kabupaten Kotim seluas sekitar 6,7 hektare. Kawasan tersebut dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu yang dilengkapi berbagai sarana penunjang, mulai dari fasilitas olahraga, gedung pertemuan, pusat pengembangan bakat siswa hingga ruang terbuka hijau yang terintegrasi dalam satu kawasan.
Menurut Hawianan, konsep pembangunan sekolah telah disusun melalui master plan yang dirancang pemerintah pusat sebelum pekerjaan fisik dimulai. Penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh, termasuk desain gerbang, tata ruang, hingga fasilitas pendukung lainnya, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan modern bagi para siswa.
Sekolah berstatus negeri ini berada di bawah pengelolaan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, sementara pembangunan fisiknya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pemerintah daerah berperan memberikan dukungan fasilitasi dan pengawasan lapangan guna memastikan proyek berjalan sesuai target. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah penyediaan fasilitas bagi pekerja proyek yang saat ini bekerja secara intensif untuk mengejar penyelesaian pembangunan.
Pada tahap awal operasional, sekolah ini akan menampung peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA dengan sistem pendidikan berasrama. Setiap jenjang direncanakan menerima sekitar 90 siswa yang terbagi dalam beberapa rombongan belajar. Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotim diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi pusat pembinaan generasi muda di Kabupaten Kotawaringin Timur.(*/d)
Sumber: Mata Kalteng














