SAMPIT, gerbangdesa.com – Jumlah pengunjung objek wisata pantai pandaran di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), tahun ini meningkat.
Hal itupun diimbangi dengan kemacetan yang cukup panjang, terutama ketika pengendara baik yang menggunakan kendaraan R2 maupun R4 akan memasuki ke destinasi tersebut. Macet itu terlihat mulai dari perempatan jalan sampai menuju kantor Kecamatan Teluk Sampit.
“Jumlah pengunjung ke objek wisata pantai tahun ini di atas 10.000 orang dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Kepala Desa Ujung Pandaran Aswin Nur kepada wartawan media siber gerbangdesa.com, saat memantau di objek wisata pantai, Selasa 25 April 2023.
Dia juga membenarkan bahwa ada kemacetan disekitar perempatan destinasi wisata terutama pada saat hari pertama Lebaran yakni, Sabtu dan dilanjut Minggu.
“Memang ada macet di hari pertama Idulfitri, tapi, semua bisa diurai dengan baik oleh pihak polantas dibantu dari Polsek Jaya Karya Samuda,” ujarnya.
Menurut Aswin, simpang tiga itu merupakan jalan yang sama-sama menuju ke objek wisata pantai pandaran, sehingga wajar dan dianggap tidak bisa terhindarkan terjadi kemacetan panjang karena pengunjung saling ingin mendahului.
Terkait jumlah pengunjung terjadi peningkatan di tahun ini, Aswin menjelaskan bahwa pada Lebaran 1444 H ini dikarenakan kondisi sudah tidak ada Covid-19 dan aman.
Selain itu, kata dia, infrastruktur jalan sudah mulus walaupun ada beberapa titik yang rusak, akan tetapi sudah ditambal sulam, sehingga mempermudah pengunjung menuju pantai pandaran.
“Tahun ini jumlah pengunjung ke destinasi wisata terlihat di pantai sangat membludak hampir setiap hari. Jika dibanding tahun lalu karena status Covid-19 ini tidak mencapai lima ribu pengunjung,” pungkasnya. (mar/fin)















