| Burung kuntul sawah |
Gerbang Desa – Burung kuntul ini sebenarnya sahabat bukan musuh petani. Namun, tidak semua petani mengetahui apa sih manfaat adanya burung tersebut ketika petani sedang membajak sawahnya.
Burung kuntul pemakan hama padi dan penyeimbang ekosistem di sawah. Burung ini datang bergerombol ketika petani sedang membajak sawah. Kehadiran burung kuntul diharapkan jangan sampai diusir apalagi diburu menggunakan senapan, karena tugasnya membantu petani untuk membasmi hama di sawah.
Perlu diketahui, tidak semua daerah terdapat burung kuntul. Mungkin populasinya sudah mulai berkurang bahkan nyaris punah karena sering diburu menggunakan senapan atau menggunakan perangkap untuk dipelihara. Padahal, daging burung kuntul itu tidak enak dimakan.
Di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Salah satunya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit. Desa tersebut telah ditetapkan pemerintah daerah sebagai lumbung padi untuk ketahanan pangan. Akan tetapi, jumlah burung kuntul itu sangat sedikit dan sering diburu karena dianggap musuh petani.
| Burung kuntul sawah |
Ciri-ciri burung kuntul memiliki leher panjang berbentuk hurup S, ketika terbang lehernya tidak lurus dan tetap membentuk hurup S.
Ada beberapa hama padi yang kerap jadi santapan burung kuntul yakni;
- 1. Keong mas
- 2. Tikus
- 3. Ulat
- 4. Walang Sangit
- 5. Wereng
Para petani khususnya di wilayah selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, umumnya mengeluhkan sering adanya serangan hama seperti walang sangit, ulat, wereng maupun tikus. Sedangkan jumlah burung kuntul sebagai pembasmi hama di sawah sangatlah sedikit atau tidak seimbang dengan luasan lahan pertanian.
Alhasil, tanaman padi yang siap dipanen banyak yang rusak dan para petani rugi besar. Sebab, biaya bajak sawah, tanam dan perawatan tidak seimbang dengan hasil yang didapat selama kurang lebih 6 bulan.
Perlu jadi perhatian bersama, supaya habitat burung kuntul sawah tetap terjaga dengan baik, para petani maupun pemburu berpikir sejenak untuk sama-sama menjaga agar ekosistem seimbang. Sebab, burung kuntul membantu petani membasmi hama padi di sawah, bukan musuh petani. Disamping itu, burung kuntul ini bisa lenyap disebabkan adanya perubahan fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan. (gd-min)














