SUMUT, gerbangdesa.com – Saat berkunjung ke Sumatera Utara (Sumut), jangan lupa luangkan waktu untuk menikmati wisata kuliner di daerah tersebut. Pasalnya, Sumut memiliki ragam kuliner yang tak terhitung jumlahnya sehingga sayang untuk dilewatkan. Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi makan di tempat yang unik, Deli Serdang memiliki pasar yang menawarkan kuliner tradisional.
Namanya Pasar Kawan Lama, terletak di Jalan Perint, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu. Buka setiap hari Minggu, pasar ini menawarkan wisata kuliner yang sarat dengan suasana jadul. Pasar ini buka mulai pukul 06:30 hingga 11:00 WIB. Jika tidak ingin laris, lebih baik datang lebih awal karena pasar ini selalu ramai pengunjung. Meninggalkan kawasan ramah lama dan tiba di kawasan pasar Kawan Lama, suasana padat dengan nuansa lawas terbuka bagi pengunjung.
Para tamu disambut dengan musik gamelan yang dimainkan oleh para pemuda desa ini. Tak hanya itu, para pedagang di pasar-pasar tersebut juga mengenakan pakaian tradisional seperti zaman dulu. Para pedagang membawa guci, sandal, lurikebaja, dan sanggul. Para pebisnis pria yang mengenakan baju loreng, celana panjang, selop, dan blang juga tak mau ketinggalan.
Selain itu pengunjung dimanjakan dengan suasana alam yang asri disekitarnya seperti pedesaan. Dimana pasar tersebut terletak di sebuah lapangan bambu yang dikelilingi oleh persawahan hijau. Pedagang di pasar ini menjual berbagai kuliner tradisional, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan berat.
Menariknya, semua makanan di pasar ini tanpa bahan pengawet. Pengunjung dapat dengan bebas memilih berbagai hidangan mulai dari kue tradisional seperti kue Rasyidah, Makmur, cobek, dangai, kerakas dan pulut kuning hingga menu seperti lontong opor, sop, nasi uduk, rawon, gulai, sate, tahu kupat dan nasi uduk. Pengunjung tidak perlu khawatir soal harga. Semua kuliner yang ditawarkan di pasar ini dijamin dengan harga yang murah dan terjangkau.
Ada yang unik dari pasar Kawan Lama, yaitu pengunjung membeli kuliner dari tempat ini dengan menggunakan barter tradisional yang disebut tempu. Tempu ini adalah cangkang bundar seukuran koin dengan logo Pasar Kawan Lama terukir di atasnya. Satu koin bernilai Rp 2.000. Pengunjung harus menukar koin tersebut sebelum membeli kuliner di pasar ini. Dengan Trik ini pengunjung dapat membeli makanan apapun dari tempat tersebut sesuai dengan harga yang tertera. (*/ary)
dilansir dari: merdeka.com















