GERBANGDESA.COM, Sampit – Akses Jalan Tjilik Riwut Km 5,5 di Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang selama ini menjadi salah satu jalur menuju Palangka Raya, direncanakan ditutup permanen pada akhir 2026.
Penutupan dilakukan karena ruas jalan tersebut berada di kawasan keselamatan operasional penerbangan (KKOP) dan menjadi lintasan pesawat yang akan mendarat di Bandara H Asan Sampit.
Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, mengatakan penutupan ditargetkan berlangsung sekitar November hingga Desember 2026.
Namun, kebijakan itu baru diberlakukan setelah pemerintah memastikan Jalan Jaksa Agung Ir. Soeprapto sebagai jalur alternatif benar-benar siap digunakan.
“Target kami sekitar November-Desember 2026. Tetapi dengan catatan Jalan Jaksa Agung sudah operasional, mulus, serta dilengkapi rambu-rambu dan penerangan jalan,” ujar Raihansyah kepada wartawan media siber gerbang desa saat berada di gedung DPRD Kotim, kemarin.
Ia menjelaskan, pihak bandara pada tahun ini memperoleh alokasi APBN sebesar Rp1,5 miliar untuk membangun pagar di sisi barat kawasan bandara.
Pembangunan pagar tersebut menjadi bagian dari pengamanan aset sekaligus mendukung penutupan akses Jalan Tjilik Riwut Km 5,5.
“Pemagaran aset di sisi barat akan dilakukan terlebih dahulu. Itu menjadi bagian dari rencana penutupan jalan menuju Palangka Raya yang telah disepakati dalam rapat koordinasi,” jelas mantan Kepala DPMD Kotim itu.
Sebagai pengganti, arus lalu lintas menuju Palangka Raya nantinya akan dialihkan melalui Jalan Jaksa Agung Ir. Soeprapto yang terhubung dengan Jalan Lingkar Utara.
Raihansyah menilai sebagian besar ruas jalan tersebut sudah beraspal dan dalam kondisi baik, meski masih terdapat beberapa titik rendah yang kerap tergenang saat musim hujan dan menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum.
“Kami tidak ingin masyarakat dirugikan. Karena itu, penutupan baru dilakukan setelah seluruh jalur alternatif benar-benar layak, aman, dan nyaman dilalui. Begitu perbaikan ruas hingga Simpang Empat Kandan selesai, barulah Jalan Tjilik Riwut Km 5,5 akan ditutup permanen,” pungkasnya. (fin/fin)














