KLATEN – Ada hal menarik pada saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang I di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pasalnya, ada enam desa calonnya merupakan pasangan suami istri (Pasutri).
Dilansir dari jogja.tribunnews.com. Enam desa yang calonnya diramaikan Pasutri diantaranya, Desa Tlogowatu di Kecamatan Kemalang, Desa Tijayan di Kecamatan Manisrenggo, Desa Nanggulan di Kecamatan Cawas.
Selanjutnya, Desa Gemampir di Kecamatan Karangnongko, Desa Jatipuro di Kecamatan Trucuk, dan Desa Tambak di Kecamatan Karangdowo.
Kepala Desa Tlogowatu Suprat Widoyo mengatakan, di desa yang ia pimpin hanya ada dua calon kepala desa yang berkontestasi yakni dirinya sendiri selaku petahana dan istrinya Kamiyem.
Menurutnya, hingga batas waktu pendaftaran berakhir tak ada warga desa yang mendaftar sebagai calon kepala desa.
Padahal, dalam aturan yang berlaku syarat minimal peserta Pilkades adalah dua calon dan maksimal lima calon.
“Dia kan harus dua calon, terus nggak ada yang mau mendaftar. Sampai hari terakhir nggak ada, cuma istri saya yang mendaftar,” ujarnya saat TribunJogja.com temui di Gedung Sunan Pandanaran, Selasa 27 Juni 2023.
Sementara itu, Kepala Desa Tijayan Joko Lasono juga akan melawan istrinya, Tutik Setiyaningsih pada Pilkades serentak gelombang 1.
Menurut Joko, istrinya ikut meramaikan pesta demokrasi itu karena juga tak ada warga yang mendaftar.
“Sampai batas akhir juga tidak ada yang daftar, akhirnya istri saya maju pada Pilkades serentak tahun ini,” ucapnya. (*/fin)















