GERBANGDESA.COM, Palangka Raya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya bukan dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut disebut terjadi akibat meningkatnya aktivitas pengisian BBM secara bersamaan dalam waktu singkat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan distribusi BBM hingga kini tetap berjalan normal. Pertamina memastikan ketersediaan Pertalite maupun Pertamax di seluruh SPBU wilayah Palangka Raya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, perusahaan terus melakukan optimalisasi distribusi dengan pengaturan jadwal pengiriman secara berkala dari Fuel Terminal Pulang Pisau. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga pemerataan stok di setiap SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal di tengah meningkatnya konsumsi BBM.
Edi menjelaskan lonjakan permintaan dalam waktu singkat membuat pengelolaan stok harus dilakukan lebih intensif. Selain itu, proses distribusi dari terminal BBM menuju SPBU, termasuk tahapan bongkar muat, memerlukan waktu tambahan, terutama ketika terdapat permintaan pasokan ekstra dari sejumlah SPBU yang mengalami kenaikan konsumsi.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan, serta aparat kepolisian setempat dalam pengaturan antrean kendaraan di lapangan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying sehingga distribusi BBM dapat berlangsung merata.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Kalteng, Donny, memastikan stok Pertalite dan Pertamax baik di SPBU maupun Depot Pulang Pisau masih dalam kondisi aman. Ketahanan stok Pertalite disebut mencapai sekitar 6,5 hari, sedangkan Pertamax sekitar 5,5 hari dengan pasokan yang terus berkesinambungan. Pertamina pun mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan membeli sesuai kebutuhan sehari-hari.(*/d)















