SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sukses menggelar Lomba Apresiasi Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan PAUD Percontohan tingkat kabupaten tahun 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Disdik Kotim ini berlangsung selama dua hari, 16–17 September 2025, dengan diikuti sekitar 40 peserta.
Ketua Panitia Legendaria Okta BN yang juga Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdik Kotim mengatakan, ajang ini bertujuan memberikan penghargaan sekaligus motivasi bagi Bunda PAUD dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
“Lomba ini menjadi wadah apresiasi sekaligus memacu semangat Bunda PAUD di tingkat kecamatan maupun kelurahan/desa agar terus berinovasi. Juara I nantinya akan mewakili Kotim ke ajang serupa di tingkat provinsi Kalimantan Tengah,” jelas Okta.
Meski jadwal di tingkat provinsi masih menunggu petunjuk dari panitia provinsi, ia menegaskan bahwa Kotim siap berkompetisi.
Yang menarik, tahun ini hadiah lomba mengalami kenaikan dibanding 2024. Jika tahun lalu juara I mendapat Rp3,75 juta, maka pada 2025 meningkat menjadi Rp4,5 juta. Hal ini diharapkan semakin memotivasi peserta untuk tampil maksimal.
Berikut para juara dari masing-masing kategori:
Kategori Bunda PAUD Kecamatan
- Terbaik I: Mentawa Baru Ketapang
- Terbaik II: Telaga Antang
- Terbaik III: Kota Besi
- Terbaik IV: Baamang
- Terbaik V: Antang Kalang
- Terbaik VI: Mentaya Hilir Selatan
Kategori Bunda PAUD Kelurahan/Desa
- Juara I: Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
- Juara II: Desa Luwuk Kowan, Kecamatan Telaga Antang
- Juara III : Desa Luwuk Sampun, Kecamatan Tualan Hulu
- Harapan I: Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi
Katagori PAUD Holistik Integratif
- Terbaik I: TK Mekar Sari Sampit Kecamatan Baamang
- Terbaik II: TK Negeri Pembina Kota Besi Kecamatan Kota Besi
- Terbaik III: TK Melati Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu
- Terbaik IV: TK Katolik Don Bosco Kecamatan Mentawa Baru Ketapang
Sumber: Panitia
Panitia menegaskan, meskipun hanya ada beberapa yang meraih predikat juara, seluruh peserta memiliki kontribusi besar dalam pengembangan PAUD di Kotim. “Semua peserta adalah pemenang sejati, karena keberhasilan PAUD tidak lepas dari dedikasi mereka di wilayah masing-masing,” tegas Legen.
Di balik piala dan hadiah, lomba ini menghadirkan semangat kebersamaan. Para peserta saling berbagi pengalaman, strategi, dan inspirasi dalam mengelola PAUD.
“Bagi kami semua, yang penting bukan siapa yang juara. Yang penting bagaimana kita bisa belajar satu sama lain dan membawa pulang semangat baru untuk anak-anak di desa dan kecamatan kami,” kata salah satu peserta dengan mata berbinar.
Dengan berakhirnya lomba ini, Bunda PAUD Kotim telah menorehkan satu babak penting dalam perjalanan mereka. Semangat, dedikasi, dan cinta pada anak-anak usia dini menjadi modal utama untuk melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. (fin/fin)















