GERBANGDESA.COM, Pasuruan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, tampak berbeda dari hari biasa.
Hampir seluruh rumah warga dipenuhi aktivitas produksi kue satru, kudapan tradisional khas daerah setempat yang permintaannya melonjak tajam sejak awal Ramadan.
Julukan “Kampung Kue Satru” pun melekat kuat pada wilayah ini. Setiap sudut dusun disibukkan dengan proses pembuatan kue, mulai dari pengolahan bahan, pencetakan, penjemuran, hingga pengemasan.
Aktivitas tersebut menjadi denyut ekonomi musiman yang memberikan tambahan penghasilan signifikan bagi warga.
Salah satu pelaku usaha, Mamluatul Rohmah, mengaku telah menekuni produksi kue satru selama lebih dari satu dekade.
Dalam satu bulan Ramadan saja, ia mampu memproduksi hingga 500 kilogram kue untuk memenuhi permintaan pelanggan dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, setiap Ramadan pesanan selalu meningkat dan cukup banyak,” ujarnya singkat.
Proses pembuatan kue satru sendiri membutuhkan ketelitian tinggi. Kacang hijau kupas sebagai bahan utama harus melalui tahap sangrai, pencucian, penggilingan menjadi tepung, hingga pencetakan. Setelah itu, kue dijemur, dioven, dan dikemas dengan rapi sebelum dipasarkan.
“Rasanya kami jaga supaya seimbang, tidak terlalu manis atau gurih. Bahkan ada yang pesan tanpa gula atau pakai pemanis tertentu, kami sesuaikan,” jelas Rohmah.
Selain kue satru, warga juga memproduksi beragam kue khas Lebaran lainnya seperti sagon, ting-ting kacang, ting-ting jahe, dan opak gambir.
Camat Rejoso, Arfian Fakhrudin, membenarkan bahwa lonjakan produksi kue menjadi fenomena tahunan yang melibatkan hampir seluruh warga.
“Bukan hanya satru, tapi juga aneka kue tradisional lain yang selalu dicari saat Lebaran,” ungkapnya.
Ke depan, pemerintah kecamatan optimistis potensi ini dapat dikembangkan lebih luas sebagai identitas kuliner daerah.
“Kami berharap kue satru dan produk lainnya bisa menjadi oleh-oleh khas Rejoso yang wajib dibeli saat berkunjung,” pungkasnya. (*)
Sumber: pasuruankab.go.id















