Gerombolan Monyet Liar Hantui Tanaman Pertanian di 8 Desa

Petani hortikultura saat menunjukan lahan pertanian mereka sering diganggu gerombolan monyet liar.

Gerbang Desa – Antusias masyarakat di bidang pertanian dan  perkebunan yang tersebar di 8 desa wilayah Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), cukup tinggi. Namun, kendala yang dihadapi bukan sekadar hama yang menyerang tanaman bahkan gerombolan monyet liar.

Adapun 8 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Cempaga itu diantaranya, Desa Sungai Paring, Desa Luwuk Bunter, Desa Cempaka Mulia Barat, Desa Cempaka Mulia Timur, Desa Jemaras, Desa Lubuk Ranggan, Desa Patai dan Desa Rubung Buyung.

Penduduk yang tersebar di Kecamatan Cempaga rata-rata berprofesi sebagai petani dan pekebun. Walaupun di kecamatan itu tidak dapat dipungkiri banyak mencetak para pejabat tinggi baik menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten/provinsi bahkan orang nomor 2 di Kotim.

Akan tetapi, hingga saat ini belum ada satupun terobosan bagaimana cara mengatasi adanya serangan gerombolan monyet liar yang dianggap para petani “musuh” supaya tidak lagi mengganggu tanaman maupun buah-buahan milik masyarakat.

Salah satu contohnya di Desa Jemaras. Para petani khususnya hortikultura sangat mengeluhkan adanya gerombolan monyet liar yang acapkali merusak berbagai jenis tanaman siap panen sehingga, petani merugi. Kerugian dinila tidak hanya dari segi biaya bahkan waktu.

“Kendala utama yang dihadapi para petani hortikultura ini  karena adanya gerombolan monyet liar itu, Kami berharap ada satu gagasan maupun terobosan terutama dalam hal ini pemerintah daerah melalui dinas terkait,” ujar Kepala Desa Jemaras Moju Betti Suheru, kemarin.

Memang ada solusi yang dianggap cukup bagus, para petani hortikultura mengharapkan bantuan pembuatan green house berbahan paranet hitam dibangunkan berbentuk rumah. Selain tanaman aman dari gangguan gerombolan monyet liar juga terhadap serangan hama tanaman.

Secara garis besar, gerombolan monyet liar tidak hanya merusak tanaman bahkan buah-buahan juga jadi sasaran sehingga, para pekebun hanya bisa pasrah walaupun upaya sudah dilakukan dengan memasang jaring, akan tetapi hasilnya tetap nihil karena jumlah monyek cukup banyak yang berkeliaran di wilayah Kecamatan Cempaga.

Solusinya, pemerintah daerah setempat hendaknya membuat taman atau kebun binatang dipusatkan disalah satu desa yang ada di Kecamatan Cempaga. Selain bisa mengurangi habitat monyet kedepannya kebun binatang tersebut bisa dijadikan destinasi wisata. (gd-min)

Tags

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Tinggalkan Balasan

Related Post