Desa Sei Ijum Raya Usulkan Replanting Kelapa, Hidupkan Lagi Kejayaan Pulau Kelapa di Samuda

Tiga kelompok tani usulkan 15 hektare lahan replanting melalui APBD 2026, di tengah maraknya alih fungsi lahan ke sawit.

SAMPIT – Kepala Desa Sei Ijum Raya, Mohammad Samsul, menaruh harapan besar agar kejayaan kelapa di wilayah pesisir Samuda kembali bersinar. Lewat usulan program replanting kelapa dalam melalui APBD, desanya mengajukan peremajaan tanaman kelapa di lahan seluas 15 hektare pada tahun 2026 mendatang.

Menurut Samsul, ada tiga kelompok tani yang siap menjalankan program ini dengan bibit kelapa unggul. Tujuannya tidak lain untuk mengembalikan kejayaan pulau kelapa yang dahulu menjadi identitas Samuda.

“Kami berharap usulan ini bisa diakomodir pemerintah. Kalau kelapa kembali tumbuh subur, maka Samuda bisa kembali dikenal sebagai sentra kelapa,” ujar Samsul, saat dibincangi wartawan media Siber gerbang desa di kantor desa Sei Ijum Raya, kemarin.

Saat ini, kondisi perkebunan kelapa di Samuda memang mengalami penurunan. Dari total sekitar 100 hektare lahan, sebagian sudah beralih fungsi menjadi perkebunan sawit.

Namun potensi ekonomi kelapa tetap menjanjikan, mengingat harga jual saat ini berkisar Rp3.000 hingga Rp3.500 per butir.

Dengan adanya replanting, Samsul optimistis kelapa unggul akan kembali menjadi komoditas andalan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) Samuda, Kotim, Kalteng.

Selain membuka peluang pasar, juga menjadi simbol kebangkitan jati diri Samuda sebagai pulau kelapa. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post