SAMPIT, gerbangdesa.com – Pembangunan dermaga penyeberangan antar desa di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), dianggap telah rampung.
Dermaga penyeberangan itu dibangun sejak 2020 sampai 2023. Tahap pertama dibangun di wilayah Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut dan dilanjutkan tahap kedua di Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
Dinas Perhubungan Kotim melalui Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVI Kalteng, telah mengusulkan pembangunan dermaga dan kapal penyeberangan.
Anggaran yang diusulkan untuk pembangunan dan pengadaan tranaportasi itu sekitar Rp19 miliar. Namun yang terealisasi sementara hanya dua dermaga penyeberangan, sedangkan kapal besi masih dipertimbangkan.
Besaran anggaran untuk sebuah dermaga penyeberangan antar desa itu diperkirakan mencapai Rp4,2 miliar lebih. Jadi, jika dikalikan dua, total pembangunan itu telah menelan dana Rp8,4 miliar lebih.
“Usulan kami untuk pembangunan dermaga dan kapal penyeberangan, anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp19 miliar. Terealisasi satu dermaga di desa bapinang hulu, sedangkan di desa basirih hulu menyusul. Untuk satu dermaga dananya Rp4,2 miliar lebih,” kata Kepala Dishub Kotim Fadlian Noor pada saat peletakan batu pertama pembangunan dermaga di bapinang hulu, Mei 2020.
Berdasarkan cek lapangan, pembangunan tidak hanya dermaga penyeberangan antar desa itu saja. Bahkan, ada juga pembangunan dermaga untuk Pusat Pendaratan Ikan di Dusun Palingkau, Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. (2d/fin)















