![]() |
| Tanaman sawi daging hasil TP-PKK Desa Bagendang Tengah, Kecamatan MHU, Kotim, Kalteng. |
Gerbang Desa– Tanaman hidroponik yang mulai tren di tahun 2022 adalah jenis tanaman pakcoy atau dengan sebutan sawi daging. Hanya saja, pakcoy dengan sawi jenis lainnya ada sedikit beda yakni, pakcoy memiliki batang yang lebih besar tapi pendek dan struktur daun lebar, sedangkan sawi lain ukuran lebih panjang.
Keunggulan sawi daging ditaman secara hidroponik yaitu, tidak memerlukan pengendalian hama dan penyakit. Alasannya, hama dan penyakit yang menyerang tanaman jenis ini dianggap sangatlah sedikit. Umumnya hama laba-laba.
Berikut cara menanam sawi daging dengan teknik hidroponik;
Alat dan bahan yang disiapkan
1. Media tanam berupa rockwoll
2. Bibit pakcoy berupa biji
3. Alat potong yang menggunakan gergaji besi atau pisau pemotong
4. Nutrisi hidroponik
5. Netpot
6. Alat pengukur pH air
Penyemaian Bibit
Celupkan bibit pakcoy ke air, angkat dan bungkus menggunakan kain atau tisu yang basah. Kemudian antara 1-2 hari biji itu akan pecah. Dalam hal ini, upayakan pilih bibit yang sudah pecah supaya mudah tumbuh.
Kemudian lakukan langkah berikut ini lagi,
1. Potong rockwoll menjadi ukuran 2×2 cm dan lubangi sedikit ditengahnya
2. Masukan satu biji kecambah ke dalam satu lubang tanam
3. Basahi rockwoll dengan air, simpan di tempat tertutup dan teduh
4. Lakukan penyiraman 2x sehari dan usahakan media tanam tidak terlalu becek
5. Jika kecambah sudah muncul, bibit dipindahkan ke lokasi lain supaya terkena sinar matahari langsung
Pemindahan Bibit
Ketika daun sudah terlihat muncul minimal 2 daun, segeralah lakukan pemindahan tanaman. Ada 2 langkah untuk memindah bibit.
Pertama, menggunakan netpot yakni, rockwoll akan diletakan di dalam netpot kemudian ditaruh ke hidroponik.
Kedua, menggunakan tanpa netpot yakni, langsung saja letakan rockwoll ke bak karena rockwoll ini akan mengapung. Akan tetapi, ada efeknya pada pertumbuhan yaitu akar tanaman bisa tumbuh lebih baik dan lebih leluasa.
Mengatur Nutrisi
Menanam sawi daging menggunakan hidroponik harus rutin memberikan nutrisi manual, berbeda ketika ditanam di tanah karena nutrisinya yang didapatkan secara alami.
Cara memberikan nutrisi yakni salah satunya dari sampah organik. Selain itu, mengatur pH air yang digunakan agar stabil dan kisaran pH air antara 6,0 sampai 7,0. Apabila pH mencapai 8,5 untuk menurunkan kadar air tersebut bisa menambahkan asam nitrat atau asam sulfat ke dalam air.
Masa Panen
Masa panen sawi daging ini hanya memerlukan waktu paling lama 4 minggu. Supaya kualitas panen lebih baik hendaknya dilakukan pagi atau sore. Disarankan, untuk pribadi jangan dipanen sekaligus kecuali untuk dijual kembali. Apabila terlanjur dipanen, wadahi sawi daging dalam plastik dan di simpan di lemari pendingin agar lebih awet.
Berikut manfaat dan kandungan di dalam sawi daging/pakcoy hidroponik antara lain;
1. Mengandung Vitamin K
2. Mengandung Vitamin A
3. Mengandung Vitamin E
4. Menyehatkan Kornea Mata
5. Melancarkan Buang Air Besar (BAB)
6. Mengatasi Anemia Ibu Hamil
7. Menurunkan Kadar Kolestrol dan Gula Darah Tinggi
8. Mempercepat Penyembuhan Luka
9. Mengandung Kalsium
10. Kaya akan Protein
11. Mencegah Kanker Prostat
12. Mengatasi Insomnia
13. Mencegah Serangan Jantung
14. Mencegah Sakit Maag
Tanaman sawi daging atau pakcoy sangat mudah untuk ditaman secara hidroponik. Ada yang menggunakan sistem sederhana seperti wick sampai NFT atau rakit apung. Meskipun pola tanam berbeda, sawi daging tetap bisa tumbuh dengan bagus apabila di tanam dengan baik dan memperhatikan pemberian nutrisi dan jumlah air. (gd-min)
















