GERBANGDESA.COM, Sampit – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Pulau Hanaut dan Sekretaris Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur digelar di Aula Kantor Kecamatan Pulau Hanaut, Selasa (4/11/2025). Suasana acara berlangsung hangat, namun pesan-pesan yang tersampaikan tegas: Pulau Hanaut masih menyimpan pekerjaan rumah besar yang menunggu untuk dituntaskan.
Mantan Camat Pulau Hanaut, Dedy Purwanto, yang telah menjabat selama 23 bulan, menegaskan bahwa pergantian jabatan adalah hal biasa dalam birokrasi, namun tanggung jawab membangun wilayah tidak boleh terputus.
“Semua pejabat pasti bertemu dan berpisah. Namun hari ini bukan akhir, melainkan serah terima amanah,” kata Dedy dalam sambutannya.
Dedy menyinggung kekayaan karakter 14 desa di Pulau Hanaut, termasuk ragam kuliner khas seperti entok rica-rica, udang, burung punai, hingga gangan berkuah khas daerah tersebut. Namun di balik kekayaan budaya itu, kata Dedy, terdapat PR besar yang belum tuntas:
Jaringan listrik yang hingga kini masih sering padam, meski fondasi pembangunan jaringan dikabarkan telah dimulai sembari menunggu perizinan dari Kementerian Perhubungan.
Akses air bersih (PDAM) yang masih berproses. “Sudah dicek lapangan di Desa Hanaut dan Babaung, dan sudah diminta surat dukungannya,” jelasnya.
Akses jalan dan infrastruktur transportasi yang masih jauh dari memadai.
“Pulau Hanaut ini tidak ada roda empat. Yang ada hanya roda tiga. Bahkan lampu merah pun tidak ada,” ucap Dedy lugas.
Ia berharap Camat baru mampu membawa perubahan signifikan dan menjadikan Pulau Hanaut sebagai kecamatan yang “cemerlang”.
Sementara itu, Camat Pulau Hanaut yang baru, Fahrujiansyah, menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa bekerja sendiri. Ia meminta dukungan penuh seluruh kepala desa dan masyarakat.
“Pulau Hanaut memang terisolasi, akses hanya melalui sungai. Tapi bukan berarti kita berhenti. Program camat sebelumnya akan kita lanjutkan dan maksimalkan,” tegasnya.
Fahrujiansyah menekankan pentingnya menggali dan memperkuat potensi desa, baik dalam sektor pertanian maupun perkebunan.
“Saling bahu membahu. Saya tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kotim melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Bima Eka Wardhana, menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasinya selama bertugas.
“Semangat untuk pejabat baru. Dengan energi dan gelora kerja, kita harapkan Kecamatan Pulau Hanaut bisa semakin maju,” ucapnya.
Acara sertijab ditutup dengan harapan bersama agar transisi kepemimpinan ini benar-benar menjadi momentum percepatan pembangunan di kecamatan yang selama ini dikenal terisolasi namun kaya potensi tersebut. (fin/fin)















