Aksi Bejat Pemilik Warung Coto Perkosa Karyawati Hingga Hamil

SULSEL, gerbangdesa.com – Pria pemilik warung coto bernama Sulbun (43) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memperkosa karyawannya hingga hamil. Aksi bejat pelaku bermula saat korban mulai bekerja di tempatnya.

“Kejadian itu bermula pada Januari saat dia mulai bekerja,” kata Kepala Satuan PPA Polres Makassar Iptu Alim Bachri.

Alim mengatakan, korban bekerja sebagai pencuci piring di toko kapas milik pelaku. Sedangkan pelanggaran terjadi saat toko tutup dan kondisi sepi.

“Karyawati ini bekerja sebagai pencuci piring di toko, jadi dia bekerja dari pagi. Setelah pulang kerja, setelah salat Isya, pelaku menangkapnya,” ujarnya.

Alim menjelaskan, setelah ditangkap pelaku, korban dipaksa melakukan apa yang diinginkannya. Tangan korban diikat dan mulutnya ditutup sehingga korban tidak bisa berteriak.

“Pelaku mengikat tangannya, menutup mulutnya agar tidak bisa berteriak dan menidurkan korban di lantai, masih di area toko,” katanya.

Lebih lanjut Alim mengatakan, pelaku diketahui telah memperkosa korban sebanyak dua kali. Setelah mendapat perlakuan tersebut, korban tidak kembali ke tempat kerjanya.

“Jadi di hari yang sama dia melakukan (pemerkosaan) dua kali. Setelah kejadian itu, korban tidak kembali ke tempat kerjanya,” kata Alim.

Alim mengatakan, sebulan setelah kejadian, korban merasa ada yang aneh karena tidak haid. Korban kemudian melaporkan kejanggalan tersebut kepada ibunya.

“Di situ ibu mengira anak saya hamil. Terus terang itu anaknya, kalau dia pernah berhubungan badan dengan pelaku,” ujarnya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban telah menjalin komunikasi dengan pelaku. Pada saat itu penulis diminta untuk bertanggung jawab dan disetujui.

“Selama ini kami masih komunikasi, mengatur jadwal pernikahan dengan tersangka, tapi sampai sekarang belum terealisasi malah mendapat ancaman dari tersangka,” katanya.

Orang tua korban kemudian melaporkan pelaku ke polisi pada Rabu (31/5). Pelaku langsung ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 22.40 WITA.

“Setelah menerima laporan, kami akan segera mengamankan terduga pelaku, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan korban,” pungkasnya.

(*/ary)

sumber : detik.com

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post