JAKARTA, gerbangdesa-com Dedi Mulyadi dikabarkan keluar dari Partai Golkar. Ridwan Kamil yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar juga mendengar kabar pengunduran dirinya.
“Saya kira berita soal pindah partai harus dihormati karena pilihan politik adalah hak individu,” kata Ridwan Kamil dalam wawancara di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Kota Bandung.
Pria yang juga Gubernur Jawa Barat ini mengungkapkan, ketika politisi keluar dari partai, penting untuk mengetahui bagaimana menjaga cinta dan melayani masyarakat. Ia pun mendoakan Dedi Mulyad jika nantinya bergabung dengan partai baru tersebut.
“Beliau menggunakan haknya, jadi kita hormati itu. Yang penting beliau tidak kehilangan kecintaannya pada Indonesia dan pelayanan publik. Saya doakan semoga sukses, lancar di tempat barunya,” ujarnya.
Saat ditanya apakah pernah berkomunikasi dengan Dedi Mulyad menjelang lengsernya mantan penguasa Purwakarta itu, Ridwan Kamil menjawab tak pernah berkomunikasi.
“Tidak ada (komunikasi) karena tidak ada hubungan. Relasi itu anggota ketua umum (Golkar)” pungkasnya. (*/ary)
dilansir dari: detik.com















