JAKARTA, gerbangdesa.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sedulang Jaya, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dianggap berhasil dalam hal ternak ayam petelur. Bahkan berhasil memproduksi sekitar 3.000 butir telur per hari.
“Dari sisi produksi dan pemasaran juga terencana dengan baik, sehingga bisa diduplikasi oleh BUMDes lain yang mempunyai unit usaha sejenis,” ujar Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar yamg dilansir dari kemendesa.go.id, Senin 6 Maret 2023.
Dia menilai, peternakan ayam petelur BUMDes Sedulang Jaya dapat membantu penguatan ketahanan pangan hewani di Kabupaten Belitung Timur yang juga dikenal sebagai Negeri Laskar Pelangi.
Selain itu, lanjut Abdul Halim, pengembangan usaha ternak ayan petelur tidak secara langsung telah membantu warga desa setempat untuk dapat memperoleh telur ayam dalam kondisi segar.
“Produksi peternakan ini membuat telur yang dikonsumsi masyarakat Belitung Timur masih segar ketimbang harus mendatangkan dari luar daerah,” kata Gus Halim sapaan akrabnya.
Ditambahkannya, membeli produk lokal penting dilakukan untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi terutama di desa.
“Telur ayam dari luar banyak, tetapi kalau masih ada dari lokal, ya diambil saja untuk percepatan ekonomi di daerah,” pungkas Gus Halim.
Sementara itu, Kepala Desa Lalang Jaya Artono menjelaskan, usaha peternakan ayam petelur BUMDes Sedulang Jaya dikelola sekitar dua tahun menggunakan modal awal melalui dana desa.
Berkat adanya BUMDes tersebut, tambahnya, membuka peluang kerja, sehingga banyak warga desa setempat menjadi reseller telur ayam.
“BUMDes Sedulang Jaya tidak hanya memiliki unit usaha di peternakan ayam petelur bahkan di sektor lain, yaitu pertokoan dan perkebunan hortikultura, seperti sayuran dan cabai,” tandasnya. (*)
Editor : Arifin
Sumber : Kemendesa















