SAMPIT, gerbangdesa.com – Aliran listrik di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), mengalami gangguan lagi. Bahkan selama 2 hari tidak menyala.
“Mulai tanggal 16 Maret sampai hari ini listrik belum menyala juga mas, jadi, gelap gulita ketika malam, infonya travo menggalami gangguan lagi,” ucap Rusli, salah seorang warga Pulau Hanaut, Sabtu 18 Maret 2023.
Listrik gangguan seperti ini, menurutnya, hampir setiap bulan terjadi. Petugas PLN di lapangan, kata Rusli, beralasan bahwa terjadi gangguan di salah satu travo yang tidak bisa dijangkau dengan jalan kaki maupun kendaraan R2.
“Alasan klasik itu sudah sering kami dengar, kami perlu ketegasan dari pihak PLN agar supaya listrik di Pulau Hanaut ini bisa stabil seperti yang ada diperkotaan, bukan sebaliknya dianaktirikan,” keluhnya.
Senada disampaikan Jiah, ibu rumah tangga ini mengeluhkan sayur mayur dan ikan tidak bisa dikonsumsi dalam keadaan segar dikarenakan layu di dalam kulkas.
“Kami tidak bisa menyedot air untuk mandi dan cuci, karena listrik mati sudah dua hari,” ujar ibu beranak satu ini saat dibincangi di kediamannya.
Persoalan tidak sampai disitu, Jiah juga mengeluhkan peralataan elektronik miliknya seperti televisi rusak akibat listrik mati secara mendadak.
“Kami ini bingung juga, mau mencari keadilan kemana?, sepertinya ditempat kelahiran kami ini dianaktirikan oleh pemangku kepentingan. Buktinya, gangguan listrik sudah bertahun-tahun tidak ada yang bisa mengatasinya sampai sekarang,” sindirnya.
Sebelumnya, Ombudsman Perwakilan Kalteng pernah mengadakan Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik di aula Kecamatan Pulau Hanaut, Kamis 9 Maret 2023.
Pada kesempatan itu, 14 kepala desa di Pulau Hanaut sudah menyampaikan secara gamblang persoalan gangguan listrk yang kerap terjadi sejak tahun 80an hingga sekarang.
Di sisi lainnya, para kepala desa juga sudah membuat pernyataan berupa surat pengaduan resmi yang diserahkan kepada Ombudsman sebagai bukti kuat agar keluhan tersebut bisa dipertanggungjawabkan.
Ombudsman berjanji siap menyampaikan langsung persoalan gangguan listrik di Pulau Hanaut ini kepada Manajer PLN wilayah Kalsel-Teng. (mar/fin)















