GERBANGDESA.COM, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mulai menggelar gerakan tanam padi serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan target mencapai 284 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas areal tanam sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.
Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya pada lahan tadah hujan. Menurutnya, momentum tanam serentak diharapkan mampu mendorong efisiensi dan hasil panen yang lebih maksimal.
Gerakan ini merupakan bagian dari program nasional yang pelaksanaannya dipusatkan secara seremonial di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Untuk wilayah Kalimantan Tengah, pemerintah menargetkan total luas tanam mencapai 5.000 hektare, dengan Kotawaringin Timur sebagai daerah perwakilan dalam pelaksanaan kegiatan.
Di tingkat daerah, penanaman dipusatkan di lahan CSR Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Lahan yang dikelola Kelompok Tani Mandiri Makmur tersebut memiliki luas sekitar 35 hektare, dengan 5 hektare di antaranya mulai ditanami pada tahap awal kegiatan.
Pemerintah daerah menilai program ini sebagai langkah konkret dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian, terutama dalam menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim ekstrem dan ketidakpastian global. Penanaman serentak juga dinilai mampu meningkatkan indeks pertanaman secara signifikan.
Melalui program ini, petani didorong untuk memanfaatkan waktu tanam secara tepat dan mengelola sumber daya secara efisien. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko gagal panen sekaligus meningkatkan produksi pangan daerah secara berkelanjutan.(*/d)
Sumber: Antaranews














