Serah terima jabatan berlangsung penuh haru di Aula Kelurahan, kepemimpinan dan pelayanan publik memasuki babak baru.
GERBANGDESA.COM, Sampit – Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Lurah dan Ketua TP-PKK Kelurahan Mentawa Baru (MB) Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kotawaringin Timur, berlangsung sederhana namun sarat makna. Aula kelurahan menjadi saksi pergantian kepemimpinan dari Abdul Kadir kepada Iwansyah, yang kini mengemban amanah sebagai lurah baru.
Dalam penyampaiannya, Abdul Kadir membuka dengan kejujuran bahwa dirinya sempat tidak percaya saat menerima surat pelantikan sebagai Sekretaris Kecamatan Pulau Hanaut. Pada saat bersamaan, ia sedang mengambil cuti untuk menghadiri wisuda anaknya di Palangka Raya.
“Saya sempat tunda keberangkatan. Awalnya saya pikir penugasan ke luar provinsi. Tapi ternyata tetap di NKRI, hanya bergeser tugas ke Pulau Hanaut. Ini amanah. Saya jalankan lillahi ta’ala,” ucapnya pada saat memberikan sambutan, Selasa (4/11/2025).
Selama 2 tahun 8 bulan menjabat, ia mengakui masih banyak kekurangan. Di hadapan perangkat kelurahan, RT, RW, dan tokoh masyarakat yang hadir, ia menyampaikan permohonan maaf tanpa tedeng aling-aling.
“Jika dalam tutur kata, tingkah laku atau kebijakan saya ada yang kurang berkenan, saya mohon pintu maaf dibukakan. Agar langkah kami ke tempat tugas baru terasa ringan,” ungkapnya dengan suara yang sempat bergetar.
Abdul Kadir juga menitipkan amanah lingkungan kelurahan yang tidak kecil: 50 RT dan 14 RW, beserta dinamika sosial di dalamnya.
“Kami titip kelurahan ini. Jaga kebersamaan, jaga pelayanan publik untuk warga,” katanya.
Sementara itu, Iwansyah, pejabat yang sebelumnya menjabat Kasubag Protokol Setda Kotim, menyatakan siap melanjutkan estafet kepemimpinan.
“Ini amanah yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan, saran, sekaligus kritik yang membangun. Semua untuk kepentingan warga,” tegasnya.
Camat MB Ketapang, Irpansyah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Abdul Kadir selama memimpin, sekaligus memberi penekanan bahwa pelayanan publik tidak boleh berjalan mundur.
“Terima kasih kepada Pak Abdul Kadir atas kerja keras dan pengabdiannya. Kepada Pak Iwansyah, kami ucapkan selamat bertugas. Kelurahan ini harus terus bergerak maju,” ujarnya.
Sertijab ini bukan sekadar perpindahan administrasi, tetapi menandai lanjutnya tanggung jawab negara di tingkat paling dekat dengan masyarakat. Pergantian pemimpin boleh terjadi, namun pelayanan kepada warga harus tetap terjaga, cepat, dan tepat. (fin/fin)















