GERBANGDESA.COM, Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, mendorong perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah setempat untuk lebih aktif mencegah narkoba di lingkungan kerja. Menurutnya, dunia kerja menjadi salah satu sektor yang rentan terhadap masuknya narkoba sehingga memerlukan kontrol yang lebih ketat.
Rimbun menjelaskan, para pekerja merupakan kelompok yang sangat berisiko karena tekanan pekerjaan dan lingkungan terbuka dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengedarkan narkoba. Ia menilai, perusahaan baik di sektor perkebunan, pertambangan, maupun industri lainnya memiliki peran strategis dalam pengawasan.
“Manajemen harus peka. Kalau ada pekerja yang mengonsumsi narkoba, dampaknya tidak hanya merugikan orang itu sendiri, tetapi juga bisa mempengaruhi produktivitas dan nama baik perusahaan,” tegas Rimbun, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (20/11/2025).
Oleh karena itu, ia mendorong perusahaan untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan, mulai dari aparat penegak hukum, lembaga pemerintah terkait, hingga organisasi masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Selain pengawasan rutin, Rimbun juga menyarankan perusahaan memperbanyak kegiatan sosial, pelatihan mental, maupun olahraga bagi para pekerja. Langkah ini diyakini dapat memperkuat ikatan antara manajemen dan karyawan sekaligus mendorong gaya hidup sehat di lingkungan kerja.
Ia berharap seluruh perusahaan di Kotim dapat menyetujui imbauan tersebut demi menciptakan dunia kerja yang aman, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.
Ditambahkannya, komitmen bersama merupakan kunci utama dalam memerangi narkoba di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. (fin/nrh)















