Komisi III DPRD Kotim Sampaikan Aspirasi Pembangunan ke Komisi V DPR RI

GERBANGDESA.COM, Sampit – Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan kunjungan kerja ke Komisi V DPR RI di Jakarta, Jumat (7/11), untuk menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan daerah. Rombongan diterima langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Syauqie, yang juga merupakan legislator asal Kalimantan Tengah.

Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengapresiasi sambutan hangat sekaligus respons cepat dari Syauqie terhadap berbagai usulan yang mereka bawa. Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah.

“Semua aspirasi kami langsung direspons dan ditindaklanjuti oleh beliau. Terima kasih kepada Pak Syauqie yang sangat perhatian terhadap kondisi pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kotawaringin Timur,” ujar Dadang, kemarin.

Ia menilai, Syauqie yang kini duduk di Komisi V DPR RI mitra kerja kementerian yang membidangi infrastruktur dan perhubungan memiliki kepedulian kuat atas kebutuhan masyarakat di daerah asalnya. Komitmen tersebut, kata Dadang, sangat berarti bagi upaya pemerataan pembangunan.

Dadang menegaskan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan di Kotim. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan infrastruktur.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Kotim menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, salah satunya terkait pengadaan feri penyeberangan yang lebih representatif dan aman untuk rute Sampit-Seranau. Usulan ini disampaikan menyusul insiden tragis yang sebelumnya menelan korban jiwa di jalur tersebut.

Selain itu, mereka turut mendorong percepatan pembangunan jalan penghubung dari Kecamatan Cempaga menuju perbatasan Kabupaten Katingan. Jalan tersebut dinilai sangat vital untuk menunjang akses ekonomi warga di wilayah seberang sungai.

Aspirasi lainnya mencakup penambahan rambu dan marka jalan, terutama di kawasan pendidikan sepanjang jalur nasional yang rawan kecelakaan.

“Kami juga meminta peningkatan drainase di Jalan Jenderal Sudirman agar jalur utama tersebut tidak lagi terendam banjir saat musim hujan,” pungkasnya. (fin/nrh)

Related Post