Gerbang Desa – Tugas sebagai kepala desa untuk memperjuangkan agar rumah-rumah warganya bisa menikmati adanya jaringan listrik tidak semudah membalikkan telapak tangan. Buktinya yang telah diperjuangkan Kepala Desa Serambut, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Sejak menjabat kepala desa sekitar 2012, sudah menyuarakan agar perumahan penduduk yang ada di Desa Serambut adanya jaringan listrik. Namun, yang terealisasi hanya di wilayah serambut besar sedangkan di serambut kecil masih ada sekitar 60 rumah warga yang belum teraliri listrik.
“Memang tidak mudah untuk perjuangkan bagaimana caranya supaya rumah warga kami di serambut kecil ada jaringan listrik. Padahal, berbagai cara sudah kami lakukan baik melalui kecamatan, PLN cabang, bahkan anggota DPRD Kotim. Hasilnya, belum ada terealisasi sampai sekarang,” ujar Kepala Desa Serambut Migran, kemarin.
Disamping itu, pemerintah desa pernah juga dijanjikan oleh PLN Cabang untuk menyiapkan kabel listrik, sedangkan pihak PLN Cabang bersedia menyiapkan tiang listrik dan travo. Harapan itu pupus karena hingga saat ini belum ada kepastian.
“Kami sudah siapkan kabel listrik sesuai permintaan PLN Cabang, sudah kami siapkan dan kami tunggu informasi selanjutnya sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami selalu di PHP (pemberi harapan palsu) tanpa kepastian, ya, sampai sekarang,” keluhnya.
Meskipun demikian, Migran berjanji tidak akan menyerah dan putus asa untuk terus perjuangkan nasib 60 rumah warganya yang belum teraliri listrik hingga saat ini. Bahkan dia menjanjikan hingga akhir jabatannya sebagai kepala desa yang diperkirakan 2023 mendatang.
Desa Serambut wilayahnya berada disebelah hilir Kecamatan Pulau Hanaut. Untuk mencapai desa tersebut ada 2 alternatif yakni, pertama menggunakan kendaraan bermotor roda dua, dan kedua transportasi air. Yang lebih cepat menggunakan transportasi air karena infrastruktur jalan masih tahap pembangunan karena hanya mengandalkan dana desa. (gd-min)














