Dari Lapangan MAN Kotim ke Panggung Provinsi

Kisah Nayla Wulan Dari, Sang Paskibra Muda yang Harumkan Nama Daerah

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Senyum haru masih terukir di wajah Nayla Wulan Dari, siswi kelas I H jurusan Humaniora Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotawaringin Timur (Kotim). Pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Palangkaraya, 17 Agustus 2025 lalu, ia berdiri tegak sebagai bagian dari Pasukan 45, pasukan inti pengibar bendera tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Bersama rekan-rekannya, langkah Nayla yang mantap di lapangan kehormatan itu menjadi simbol semangat generasi muda menjaga merah putih tetap berkibar. Atas dedikasi dan ketulusannya, ia menerima piagam penghargaan langsung dari Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran.

Jalan Panjang Menuju Lapangan Kehormatan

Menjadi anggota paskibra provinsi bukanlah hal yang mudah. Seleksi berlapis dimulai dari sekolah, lalu tingkat kabupaten, hingga akhirnya sampai ke provinsi. MAN Kotim yang setiap tahun menyeleksi siswanya untuk mewakili daerah, tahun ini menaruh harapan besar pada Nayla.

Perjuangan Nayla penuh disiplin. Setiap pagi ia berlatih fisik dan mental, dari baris-berbaris, ketahanan tubuh, hingga latihan kekompakan tim.

“Saya sempat hampir menyerah karena latihan fisik begitu berat. Tapi saya yakin, kesempatan ini tidak datang dua kali,” kenangnya.

Kebanggaan Keluarga dan Sekolah

Penghargaan yang diterima Nayla tak hanya menjadi kebahagiaan pribadi, melainkan juga kebanggaan bagi orangtua dan sekolahnya. Sang ayah dan ibu mengaku bangga putrinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Pihak sekolah pun menyambut gembira. “Prestasi Nayla menjadi bukti bahwa MAN Kotim tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan kebangsaan. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua,” ujar salah seorang guru pembina.

Inspirasi Bagi Generasi Muda

Bagi Nayla, pengalaman menjadi Paskibra tingkat provinsi adalah pelajaran berharga yang tidak akan pernah dilupakan. Selain menumbuhkan kedisiplinan, pengalaman itu juga memperkuat rasa cinta tanah air.

“Semoga saya bisa menginspirasi teman-teman untuk terus berjuang mengejar mimpi, apa pun bidangnya,” tuturnya penuh semangat.

Dari lapangan sederhana di MAN Kotim hingga gelanggang kehormatan di ibu kota provinsi, kisah Nayla adalah bukti bahwa tekad, disiplin, dan kerja keras dapat mengantarkan siapa pun menuju puncak prestasi.

Nayla Wulan Dari telah menerima Piagam Penghargaan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada HUT Ke-80 RI di Palangkaraya, 17 Agustus 2025. (fin)

Share this post:

Related Post