Simulasi Ricuh di Polres Kotim, Aparat Uji Kesiapsiagaan Hadapi Massa Anarkis

GERBANGDESA.COM, Sampit – Suasana memanas sempat terlihat di halaman Polres Kotawaringin Timur, Rabu (29/4), saat puluhan orang menyerbu area kantor kepolisian dan memicu kericuhan.

Massa yang sebelumnya berkumpul di Jalan Sudirman itu datang dengan atribut ikat kepala dan membawa berbagai benda yang berpotensi digunakan dalam aksi anarkis.

Kericuhan memuncak ketika massa mendorong aparat pengamanan, melempar kantong plastik berisi air, hingga membakar ban bekas yang menimbulkan kepulan asap di halaman Mapolres.

Aparat anti huru hara pun bergerak cepat mengendalikan situasi dengan tindakan tegas, termasuk memukul mundur massa serta memadamkan api.


“Aparat harus sigap menghadapi eskalasi, karena situasi bisa berubah cepat dan tidak terduga,” tergambar dari respons cepat petugas di lapangan.

Namun, ketegangan tersebut bukanlah kejadian nyata, melainkan bagian dari simulasi penanganan kerusuhan massa yang digelar Polres Kotim.

Kegiatan ini disaksikan langsung jajaran pimpinan sebagai bentuk evaluasi kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.


“Simulasi ini penting untuk memastikan setiap personel memahami peran dan prosedur saat menghadapi situasi riil,” tegas Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain.

Kapolres menambahkan, seluruh “perusuh” dalam simulasi diperankan oleh anggota kepolisian sendiri yang tidak bertugas sebagai pengaman.

Ia menegaskan latihan ini menjadi langkah antisipatif agar aparat tidak gagap menghadapi kerusuhan sesungguhnya.


“Ini bagian dari upaya kami meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan masyarakat,” pungkasnya. (nfr/fin)

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post