SAMPIT, gerbangdesa.com – Seorang warga Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), telah menghibahkan lahan pribadinya.
Tanah itu lokasinya di lingkar utara luas sekitar 5 hektare. Rencananya, akan dibangunkan sarana pendidikan formal yakni, Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Beberapa waktu lalu, ada warga datang ke rumah jabatan, dia mau mengibahkan tanahnya yang ada di lingkar utara, niatnya agar dibangunkan sekolahan,” ucap Bupati Kotim Halikinnor kepada wartawan media siber gerbang desa, pekan tadi.
Dijelaskannya, ada beberapa alasan mengapa di wilayah lingkar utara mau dibangunkan sarana pendidikan, pertama tidak ada SMA, kedua tidak masuk zona pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), ketiga, SMA/MA dan SMK di perkotaan sudah overload, dan keempat pertambahan penduduk.
“Di lingkar utara itu sudah mulai padat penduduk, sehingga perlu adanya sarana pendidikan, sebab di wilayah tersebut memang belum ada jenjang SMA,” kata Halikin yang juga pernah menjabat Sekda Kotim ini.
Jenjang SMA/MA dan SMK sejak adanya nomenklatur, sehingga pembinaan dan pengawasan tidak lagi di bawah naungan dinas pendidikan kabupaten, melainkan provinsi.
Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Kotim menginstruksikn Sekda agar segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kalteng sebelum dibangunkan sarana pendidikan tersebut.
“Saya atas nama pemerintah daerah mengapresiasi warga Kelurahan Tanah Mas, atas kepeduliannya menghibahkan tanahnya demi kemajuan dunia pendidikan di Bumi Habaring Hurung tercinta ini,” pungkasnya. (fin/fin)















