Ketua Komisi III Dadang Siswanto minta Disbudpar tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tapi mengacu pada Perda Budaya Daerah.
GERBANGDESA.COM, Sampit – Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti usulan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terkait anggaran mencapai Rp1 miliar untuk menjadikan Sampit sebagai kota wisata dan budaya. Anggaran tersebut rencananya akan digunakan salah satunya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kotim pada 7 Januari 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, menilai langkah Disbudpar untuk mengangkat potensi budaya daerah memang patut diapresiasi. Namun, ia menegaskan, perlu ada kejelasan dan arah yang lebih konkret mengenai konsep yang akan diusung.
“Usulan itu sebenarnya bagus saja. Tapi kami ingin agar Disbudpar membuat progres yang lebih spesifik. Konsep kepariwisataan dan kebudayaannya itu seperti apa sih? Itu yang kami harapkan,” tegas Dadang, yang juga merupakan anggota DPRD dari Dapil II Baamang–Seranau.
Disbudpar Kotim sebelumnya mengusulkan sejumlah kegiatan untuk memeriahkan HUT Kotim, seperti Festival Budaya Habaring Hurung, kapal hias, dan tari kolosal. Kepala Disbudpar Kotim, Wim RK Benung, menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan itu merupakan langkah awal untuk menjadikan Sampit sebagai kota budaya, yang pada akhirnya diharapkan bisa berkembang menjadi destinasi wisata unggulan.
Meski demikian, Komisi III meminta agar Disbudpar tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial semata. Dadang menegaskan pentingnya meninjau kembali regulasi yang sudah ada sebagai acuan.
“Kami harapkan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata bisa mempelajari kembali Perda tentang Budaya Daerah. Sebenarnya di situ sudah mewakili semua dalam konteks budaya apa yang harus dilakukan, dan sebagainya, sudah jelas tertuang,” ujar Dadang.
Ia menambahkan, pembangunan sektor pariwisata tidak cukup hanya dengan kegiatan tahunan. Diperlukan konsep berkelanjutan yang mengakar pada identitas lokal agar Sampit benar-benar bisa dikenal sebagai kota budaya dan destinasi wisata yang berdaya saing. (fin/fin)















