GERBANGDESA.COM, BANJARMASIN – Sejak diluncurkan program transisi PAUD ke SD sejumlah daerah sudah mulai melakukan sosialisasi. Salah satunya Bunda PAUD Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas. Targetnya di Taman Kanak-kanak (TK) Almansyur, Kecamatan Sambung Makmur..
Nurgita Tiyas mengatakan, masa transisi adalah masa peralihan dari anak-anak PAUD dan TK dengan aktivitas belajar sambil bermain berpindah ke SD dengan praktik, baca, tulis dan menghitung (calistung).
“Padahal anak-anak kita diusia golden eight dari 1-8 tahun belum diperbolehkan untuk sukses dan lancar dalam calistung melainkan untuk mengenal dan mengetahui saja,” ujarnya yang dilansir dari habarkalimantan.com, Rabu 6 September 2023
Sejauh ini, menurut, Nurgita, peran bunda-bunda PAUD sudah sangat berhasil menciptakan situasi dan suasana belajar yang menyenangkan. Ia menangguhkan bagi anak kelas 1 dan 2 SD belum boleh dibebankan Pekerjaan Rumah (PR) dan wajib calistung, sehingga tidak memunculkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti trauma.
“Ada anak yang merasa dibully karena sebagian dari teman-temannya sudah lancar calistung tetapi yang satunya belum dan terlebih lagi ketemu dengan guru yang belum memahami bagaimana transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, sehingga kegiatan seperti dikte, membaca dengan pemisahan huruf seharusnya diterima anak pada kelas 1 dan 2,” ujarnya.
Nurgita juga mengajak kepada Bunda PAUD di kecamatan untuk mensosialisasikan dan mengawasi terlaksananya pendidikan anak-anak di TK dan SD di desa masing-masing.
Dalam hal ini Bunda PAUD Banjar hadir bersama Dinas Pertanian memberikan makanan tambahan berupa susu, telur dan kandungan gizi yang baik lainnya untuk dapat menghindari atensi terhadap penurunan stunting.
Selain itu, ada bantuan dari pihak Alfamart berupa laptop dan fasilitas lainnya untuk digunakan dan dijaga agar dapat membuat rencana strategis kegiatan per bulan dan per tahun, sehingga bisa dilaporkan secara berjenjang. (*/fin)















