JATENG, gerbangdesa.com – Seorang guru pencak silat asal Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap ditangkap tim satuan PPA bersama Resmob Polres Cilacap karena mencabuli muridnya yang masih remaja. Jumlah korban mencapai enam orang yang berjenis kelamin perempuan.
Kapolsek Cilacap Kombes Fannky Anni Sugiharto mengungkapkan, pelaku berinisial A (33) merupakan guru silat bagi para korban. Pelaku melakukan aksi mesumnya di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap
Fannky mengatakan, sejauh ini ada 6 remaja di bawah umur yang menjadi korban perbuatan cabul pelaku. “Cara pelaku melakukan perbuatan cabul adalah untuk memenuhi hasrat seksual dan syahwatnya,” ujarnya saat menangani kasus di Polres Cilacap, Selasa (6/6/2023).
Kronologis kejadian bermula pada awal Februari ketika salah satu orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya berinisial AN menjadi korban pencabulan.
“AN yang ditanya orang tuanya, belakangan mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual setelah berlatih pencak silat. Dari situ, ada korban lain yang mengaku dicabuli oleh agresor,” jelasnya.
Karena tidak terima, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cilacap agar pelaku segera ditangkap.
“Kami dibantu Tim Resmob Polda Jateng yang berhasil mengamankan tersangka di kawasan Jakarta. Saat diperiksa, pelaku mengaku melakukan perbuatan cabul terhadap korban,” jelasnya.
Dari fakta tersebut, polisi mendapatkan barang bukti berupa dua buah ilmu pencak silat serta hasil otopsi dari RSUD Cilacap. Pelaku dijerat Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
“Hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5.000 juta,” pungkasnya.
Sedangkan berdasarkan pengakuan penulis A, ia melakukan perbuatan cabul di rumah temannya. Awalnya, dia meminta korban untuk memijat pelaku.
“Saya minta dipijat. Saya tidak kasih uang. Mereka mau karena ada kedekatan. Tidak ada seks,” ujarnya singkat.
(*/ary)
sumber : detik.com














