SAMPIT, gerbangdesa.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menyimpulkan penerapan Kurikulum Merdeka masih berproses hingga sekarang.
“Berdasarkan data cuma 39% satuan pendidikan di Kotim yang sudah menerapkan Kurikulum Merdeka,” ucap Kepala Disdik Kotim melalui Kepala Seksi Kurikulum dan Pembinaan SD Muhammad Nur Akbar kepada wartawan media siber gerbang desa usai pembukaan Gebyar Gelar Karya Siswa, Jumat 19 Mei 2023.
Untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, menurutnya, prosesnya cukup panjang. Mulai Tahun Pelajaran 2021-2022 dimasa pendemi Covid-19 menggunakan Kurikulum Darurat, kemudian Tahun Pelajaran 2022-2023 menggunakan Kurikulum Nasional.
“Untuk tahun pelajaran 2024-2025 kami targetkan tuntas seluruh satuan pendidikan di Kotim siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka,” kata Akbar dengan nada optimistis.
Akan tetapi, lanjutnya, hingga kini pihaknya masih menunggu diterbitkannya regulasi dari pemerintah kabupaten setempat, agar pencapaian target tersebut bisa benar-benar terwujud dengan baik.
“Kalau regulasinya sudah ada, kami optimis target seluruh satuan pendidikan wajib menerapkan Kurikulum Merdeka akan tercapai,” tegas Akbar. (fin/fin)















