| Jembatan titian : gerbangdesa.com |
Gerbang Desa – Para traveling umumnya sudah terbiasa berwisata ke sejumlah destinasi wisata, misalnya pantai, danau, puncak gunung, lahan pertanian. Nah, yang belum kemungkinan besar ke wisata alam dengan konsep pohon-pohon langka.
Luasan lahan wisata alam diperkirakan 3,8 hektare. Di dalam wisata tersebut terdapat jenis pohon langka diantaranya, pohon ulin, pohon laban dan pohon meranti. Pohon langka itu pada musim tertentu akan menghasilkan buah namun tidak bisa dimakan. Sedangkan pohon lainnya seperti kuini, langsat, durian, buahnya bisa dimakan. Ketika panen, buah-buahan ini bisa langsung dimakan ditempat.
Nah, untuk menuju ke wisata alam itu sangatlah mudah dan strategis. Lokasinya berada di Jalan Tengku Gembo masuk wilayah Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
| villa bentuk persegi : gerbangdesa.com |
Apabila melalui ibu kota Sampit jaraknya sekitar 20 kilo meter melalui Jalan Tjilik Riwut. Dalam perjalanan, kita akan menemui bundaran ikon Nanas dan jeruk. Kemudian ambil jalur kiri menuju Tengku Gembo. Telusuri jalan tersebut sekitar 300 meter. Soal kondisi jalan sudan beraspal. Bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan roda 4, sudah disiapkan lahan parkir yang luas.
Ada beberapa sarana yang dibangun seperti, tempat pengolahan makanan dan minuman untuk pengunjung, panggung utama, aula, gazebo, villa berbentuk segitiga, jembatan panjang dan kursi dari pohon besar. Menariknya, semua bangunan itu berkonstruksi kayu.
| Gazebo berkonstruksi kayu : gerbangdesa.com |
Wisata Alam Diresmikan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur
Wisata alam pohon langka diberinama Linusa Garden. Sedangkan Linusa Garden diambil dari nama 3 putri yakni, Lili, Nunur dan Sari (Linusa). Ketiga putri itu merupakan anak dari Almarhum Haji Hadman atau biasa disapa Guru Otong. Beliau pernah menjabat anggota DPRD Kotim.
Wisata Alam Linusa Garden telah dibuka untuk umum bahkan diresmikan langsung Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor bersama Wakil Bupati Irawati dan Sekda Fajrurrahman serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir pada peresmian tersebut, Senin 14 Februari 2022
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengakui bahwa wisata alam Linusa Garden merupakan wisata perdana di Kotawaringin Timur karena berkonsep pohon-pohon langka. Bahkan, Halikin juga optimistis bahwa wisata alam tersebut akan banyak pengunjung karena lokasi tidak jauh ibu kota Sampit.
| Bupati, Wakil Bupati, Sekda Kotim, didampingi Camat Kota Besi dan owner Linusa Garden : gerbangdesa.com |
“Saya instruksikan kepada seluruh OPD, apabila ada kegiatan atau event bisa memanfaatkan Linusa Garden sebagai salah satu tempat alternatif. Suasana sejuk dan asri. Ini suatu daya tarik tersendiri,” kata Halikin pada saat memberikan sambutan.
Mantan Sekda Kotawaringin Timur ini juga memberikan arahan kepada pengelola agar berinovasi salah satunya membuat konsep rumah di atas pohon. Menurutnya, rumah di atas pohon akan punya daya tarik tersendiri karena pengunjung bisa memandang keindahan alam dari ketinggian.
Sementara itu, Owner Linusa Garden Heni Purnama Sari menyebutkan bahwa kedepannya akan dibangunkan kolam pemancing ikan, outbond dan homestay (penginapan) untuk memberikan kesan bagi para pengunjung di wisata alam pohon langka Linusa Garden. (gd-min)















